Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimisme Warga Desa Ditengah Pandemi, Tarik Minat Wisatawan Dengan Berbagai Inovasi

Bali Tribune / INOVASI - Pokdarwis Mekar Sejati Banjar Tangi Meyeh, Desa Brangbang melakukan berbagai inovasi ditengah pandemic covid-19 sehingga bisa menarik 15 ribu pengunjung ke DTW Munduk Nangka dalam tiga bulan.

balitribune.co.id | Negara - Pandemi covid-19 yang mewabah sejak sembila bulan terakhir berdampak hampir disemua sektor kehidupaan, salah satunya sektor pariwisata. Namun perlahan optimisme dan produktifitas pelaku wisata di perdesaan mulai bangkit. Berbagai upaya inovasi kini dilakukan warga pelaku pariwisata di desa untuk menarik minat pengunjung.

Seperti salah satunya yang dilakukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mekar Sejati Banjar Tangi Meyeh, Desa Brangbang, Kecamatan Negara yang mengembangkan agro wisata pedesaan. Agrowisata yang dikembangkan oleh masyarakat ini berada di tengah-tengah hamparan kawasan persawahan Subak Pangkung Jelepung I Desa Brangbang. Ditengah berlangsungnya tahap pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang diberi nama Munduk Nangka ini, pandemi covid-19 mewabah Maret lalu.

Sejak objek wisata ini baru dibuka untuk umum setelah hampir setengah tahun pandemi covid-19 mewabah pada September lalu, berbagai inovasi dilakukan. Kendati dibuka di masa pandemi yang menimbulkan berbagai keterbatasan, namun pengelola objek wisata di daerah dataran tinggi ini sudah mencatat kunjungan mencapai 15 ribu pengunjung selama tiga bulan terakhir. Konsep yang diaplikasikan Pokdarwis Mekar Sejati di DTW Munduk Nangka dengan menjual pemandangan persawahan terasering.

Panorama alam persubakan ini yang awalnya dipadukan dengan wisata swapoto, sedikit demi sedikit dikembangkan wisata  edukasi, semisal membajak sawah secara tradisional (ngelampit) serta cara menanam padi. Pengelolaannya juga bekerjasama dengan krama subak setempat. Berbagai wahana juga dikembangkan di objek wisata yang juga menyuguhkan view pegunungan dan penampakan wilayah Kota Negara dan lautan dari ketinggian. Seperti taman kelinci hingga wisata adventure berupa fasilitas motor ATV.

Pengunjung bisa menikmati panorama alam pedesaan yang masih alami dengan menerlusuri jalur treking melintasi jalanan persubakan Pangkung Jelepung 1. Pengunjung dapat melihat pemandangan kawasan dari puncak bukit  Munduk Nangka yang luasnya sekitar 1,5 hektare, dari atas menara  bambu kembar atau twin tower. Kelihan Banjar Tangi Meyeh, Made Widi Pihaknya mengakui sejatinya DTW Munduk Nangka ini sudah mulai dirintis sejak 2018 lalu, namun baru terwujud dan bisa dibuka untuk umum tiga bulan lalu.

"Kami rintis 2018, sempat mandeg, apalgi ada covid-19, kemudian kita wujudkan pembangunannya bersama pokdarwis dan dukungan pemerintah Desa  Berangbang,  sudah mulai  beroperasi sekitar tiga bulan lalu”, ungkapnya. Diakuinya DTW  ini menghandalkan pemandangan terasering persawahan di persubakan Pangkung Jelepung 1, “yang kita sajikan untuk wisata adalah sawah terasering berikut pemandangan alam Munduk Nangka yang juga dikolaborasikan dengan wahana swapoto," tambahnya.

Sedangkan pengembangan untuk menambah dayatarik seperti kegiatan edukasi membajak sawah secara tradisional (metekap dan ngelampit) termasuk cara menanam padi akan dibuka saat musim tanam berlangsung di persubakan ini,"paparnya. Nama DTW Munduk Nangka ini menurutnya diambil karena dulunya tempat ini banyak ditumbuhi pohon nangka. Sedangkan kunjungan meningkat siginifikan setiap libur seperti saat hari raya. Harga tiket masuknya hanya Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

Untuk mengantisipasi dan mencegah penularan covid-19, pihaknya tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung. Salah satu kendala yang kini menurutnya masih dihadapi dalam pengembangan DTW ini adalah kondisi akses jalan menuju objek wisata yang masih berupa jalan tanah. “sudah diajukan proposal ke Pusat, Pemprov Bali dan Pemkab Jembrana, agar akses jalan menuju DTW Munduk Nangka ini bisa segera diperbaiki sehingga lebih layak dilalui” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

180 Pesilat Bakti Negara se-Bali Sparing Partner di GOR Swecapura

balitribune.co.id I Semarapura - Sebanyak 180 pesilat dari Perguruan Pencak Silat Bakti Negara berkumpul di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, pada Minggu (10/5/2026) untuk mengikuti Sparing Partner antar-kabupaten guna menguji ketangguhan fisik dan mental bertanding.

Kegiatan ini melibatkan atlet dari lima kabupaten, yakni Klungkung sebagai tuan rumah, Bangli, Buleleng, Karangasem, dan Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click

9 Pelanggar Perda Disidang, PKL dan Pembuang Sampah Kena Denda

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menggelar sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap sembilan pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kantor Camat Kuta, Senin (11/5/2026).

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, mayoritas pelanggar yang disidangkan merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungan Wisatawan ke Badung Naik, Adi Arnawa Warning Ancaman Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung di awal 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Di tengah tren positif pariwisata, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa justru mewanti-wanti ancaman sampah yang dinilai bisa merusak citra destinasi wisata Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi. Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi. Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan, Jl.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tips Kelola Sampah ala Ketut Widastra: Jangan Persulit Diri, Mulai dari Rumah

balitribune.co.id | Tabanan - Penerapan Surat Edaran (SE) Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Tabanan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, I Ketut Widastra, yang menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.