Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimistis Percepatan Rehab Rekon Tercapai Tepat Waktu

Bali Tribune/ REHAB -- Didampingi Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, dan sejumlah pejabat terkait, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., mengecek proses percepatan rehab rekon di wilayah NTB, agar tercapai tepat waktu.

Bali Tribune, Denpasar - PANGDAM IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., bersama rombongan didampingi Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, SSos., SH., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggra Barat (NTB) dalam rangka mengecek Posramil Pemenang, Koramil 1606-03/Bayan, dan Koramil 1615-10/Sembalun yang baru selesai dibangun. Di sela kegiatan kunker, Pangdam beserta rombongan melihat secara langsung proses pencairan dana stimulan satu pintu di Lapangan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan di Lapangan Transad Kecamatan Sambalia Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Selasa (12/2). Kehadirian Pangdam juga memantau prajurit TNI yang bekerja membantu Pemerintah Daerah setempat dalam tahap rehab rekon pascagempa di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, beberapa waktu lalu. Menurutnya, dari apa yang dilihat dan setelah dialog dengan masyarakat ada prospek yang jelas, di mana masyarakat sudah mengerti tentang bagaimana menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi, khsusunya terkait dengan pencairan dana bantuan stimulan dari pemerintah pusat dengan membentuk Pokmas dan melengkapi persyaratan administrasi yang sudah ditentukan, sehingga lebih cepat dalam proses pencairannya. "Hal itu dilakukan berdasarkan instruksi Presiden, agar segera memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan kemudahan, sehingga proses rehab rekon bisa berjalan cepat dan lancar," ujar Pangdam. Melihat kondisi tersebut, orang nomor satu di jajaran Kodam IX/Udayana tersebut sangat yakin proses rehab rekon berjalan sesuai target. "Dengan adanya manajemen seperti ini, saya optimis percepatan rehab rekon ini akan berjalan dengan baik, karena dilihat dari target pencairan dana mencakup 23 ribu untuk rumah rusak berat, dan tentunya para fasiliator bersama masyarakat harus bersama-sama bekerja menyelesaikan tugasnya," ujar Jenderal Benny Susianto. Pangdam juga menyampaikan cepat tidaknya proses pencairan dana rehab rekon tergantung dari masyarakat, mau tidak masyarakat disiplin sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan bersama, karena tuntutannya akuntabilitas. Sehingga Pemda bersama stakeholder lainnya tidak ada tuntutan korupsi dikemudian hari dan ending-nya juga masyarakat akan merasa senang dengan rumahnya terbangun. "Dalam proses pencairan dana ada pihak BPKP, inspektorat, Perbankan, Pemda, BPBD dan apilikator duduk bareng dengan satu titik pelayan satu pintu," jelas Perwira Tinggi (Pati) bintang dua itu. Pembangunan ini sangat bergantung dengan beberapa hal, antara lain masyarakat itu sendiri, kondisi cuaca, dan para aplikator yang memenuhi persyaratan dan memiliki jaminan di BRI. "Pemerintah berharap agar proses rehab rekon dapat dilaksanakan secepat mungkin, karena manajemennya sudah bagus dengan bekerja keras tentunya," sebutnya. Pangdam meminta kepada media untuk ikut membantu mengawal proses percepatan rehab rekon dengan sosialisasi melalui media masing-masing, sehingga pembangunannya bisa berjalan sesuai harapan.

wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.