Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orok di Saluran Irigasi Gegerkan Warga

GEGER - Warga Subak Penasan, Banjarangkan, Klungkung geger dengan temuan mayat orok perempuan.

BALI TRIBUNE - Kejadian memilukan terjadi di kawasan aliran irigasi Subak  Penasan, Desa Tihingan dengan adanya penemuan bayi orok berjenis kelamin perempuan dibuang orang tidak bertanggung jawab di saluran irigasi sawah milik warga setempat. Tak pelak temuan orok ini membuat warga  Banjar Sangging, Dusun Penasan, Desa Tihingan  Kecamatan Banjarangkan, Klungkung menjadi  gempar. Dengan penemuan orok  yang ada di aliran irigasi (Subak) Penasan, Banjar Sangging, Dusun Sangging Desa Tihingan ini sontak warga yang mendengar  datang beramai-ramai melihat temuan memilukan tersebut. Dari sumber di lapangan menyebutkan  bahwa penemuan orok bayi perempuan itu pertama kali diketahui oleh Kadus Penasan, Made Parwata ketika hendak ke sawah untuk beraktivitas sekitar pukul 08.00 Wita. "Saya menemukannya ketika hendak ke sawah  untuk panen bunga. Pertama saya kira apa, ternyata bayi. Saya kaget dan langsung lari untuk minta bantuan," ujar Parwata.  Lebih jauh Parwata (43) mengatakan, dirinya berniat mengantarkan  istrinya ke sawah, Senin (27/8) sekitar pukul 08.00 Wita. Saat melintas di pinggir aliran irigasi, dirinya terkejut melihat orok yang  awalnya dikira jenis kelamin laki-laki. Karena dirinya  tidak berani mengecek kemudin memanggil seorang  temannya petani I Nyoman Sukirta (64) yang kebetulan ada di sawah tersebut untuk ikut mengecek penemuan orok tersebut. Setelah dicek  ternyata benar orok dengan jenis kelamin perempuan. Atas penemuan bayi orok tersebut  Parwata kemudian  melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Banjarangkan guna proses lebih lanjut. Kapolek Banjarangkan, Kompol Ni Luh Wirati, SH  membenarkan adanya  penemuan bayi  orok tersebut. Menurutnya dirinya  hingga kini belum bisa memastikan  siapa yang telah membuang orok bayi yang diperkirakan baru berusia 7 bulan itu. Pada saat ditemukan, katanya, orok bayi dalam keadaan telanjang dan bau. "Kami akan menyelidiki hal ini," jelasnya.  Saat ini orok bayi yang ditemukan terapung di irigasi sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Klungkung untuk diotopsi pada bayi orok dengan ari-ari masih menempel di tubuhnya. Sementara itu Dirut RSU  dr Nyoman Kesuma menyebutkan orok yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. “Bayi orok diketahui berjenis kelamin perempuan dengan luka lecet di kaki ,saat dibawa ke RSU sudah dalam kondisi meninggal, panjang bayi berkisar 5,5 cm dari kepala sampai tumit dan berat orok 600 gram diperkirakan bayi baru berumur 5 sampai 6 bulan,” jelas Nyoman Kesuma.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Bali Tribune – Enam kendaraan mengalami kecelakaan beruntun di jalur Denpasar-Gilimanuk, lingkungan Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Senin (8/12) sore.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 Wita tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Gimanuk tersebut sempat mengalami kemacetan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Suwung Berfungsi Lokasi Pemrosesan Akhir Sampah Residu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung yang selama ini masih menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping. Penutupan total ditargetkan rampung paling lambat 23 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Tekanan Fiskal, Pemkab Buleleng Potong Tambahan Penghasilan ASN

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat mengalami tekanan fiskal (fiscal stress), Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana mengambil jalan pintas dengan memotong anggaran pengahsilan untuk pegawai. Langkah memotong anggaran penghasilan pegawai (ASN) itu disebut merupakan langkah efisiensi untuk menyelamatkan keuangan daerah.

Dalam proyeksi APBD 2026 kekurangan anggaran hingga mencapai Rp 50 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

2025, Kejari Buleleng Terima 10 Laporan Dugaan Korupsi, Mayoritas Dihentikan

balitribune.co.id | Singaraja - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng memaparkan capaian penanganan perkara korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang jatuh pada 9 Desember. Sepanjang Januari hingga Desember, tercatat sepuluh laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) telah diterima bidang pidana khusus (pidsus) dari berbagai elemen masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.