Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Otak Geng Penjambret Bule Ditembak

AKP Teuku Ricki dan IPTU Aan Saputra memperlihatkan barang bukti dan pelaku

BALI TRIBUNE - Anggota Reskrim Polsek Kuta mengambil tindakkan tegas terhadap otak geng spesialis jambret bule di kawasan Kuta, Pandu Sudrajat (26). Pria kelahiran Madura, 01 Juli 1992 ini terpaksa ditembak petugas pasa betis kaki kanannya lantaran berusaha kabur saat ditangkap di tempat kosnya di Jalan Sriwijaya Gang Batako Legian, Kuta, Kamis (28/6) pukul 08.00 Wita. Masih pada hari yang sama, polisi juga meringkus dua orang anak buahnya, Mohamad Arif (28) di Jalan Gunung Batukaru Denpasar dan Abdullah alias Dullah (32) di Jalan Patasari Kuta. Sementara seorang pelaku lagi berinisial RD masih berstatus buron. "Dengan terpaksa kita tembak kakinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap," ungkap Kapolsek Kuta  AKP Teuku Ricki Fandlianshah, SIk didampingi Kanit Reskrimnya IPTU Aan Saputra R.A., SIk., MH siang kemarin. Terungkapnya geng ini berkat laporan seorang korban warga negara asing, Alisa Papova (30) dengan nomor laporan; LP-B. / 366 /VI/2018/ Bali / Resta dps / Sek Kuta, 03 Juni 2018. Dalam laporannya, pemilik pasport nomor MC2514955 ini mengaku, bahwa pada hari Minggu (3/6) jam 10.30 Wita, korban bersama temannya mengendarai sepeda motor di Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta bermaksud jalan-jalan ke Discovery Mall namun kehilangan arah. Tiba - tiba arah samping kiri datang dua orang laki - laki mengendarai sepeda motor langsung mengambil paksa handphone yang dipegang korban. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta. Berdasarkan laporan tersebut, team opsnal yang dipimpin langsung IPTU Aan Saputra langsung menuju ke TKP mencari informasi dan saksi saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. "Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua bulan, akhirnya team mendapat informasi tempat tinggal pelaku," tutur Teuku Ricki. Selanjutnya pada Kamis (28/6) jam 08.00 wita pelaku dapat diamankan. Lantaran berusaha kabur sehingga petugas menembak kakinya untuk melumpuhkannya. Dari hasil introgasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian jambret sebanyak 15 kali yang tersebar di wilayah Kuta dalam kurun waktu dua bulan. Selanjutnya polisi melakukan pemgembangan dan berhasil menciduk dua rekannya. "Mereka semua ini residivis dan selalu beraksi bersama - sama. Tapi yang menjadi otaknya adalah Pandu ini. Sasarannya adalah para wisatawan asing yang sendirian atau di tempat sepi," paparnya. Meski telah mengaku beraksi di 15 TKP, namun polisi masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut karena tidak menutup masih ada TKP yang lain. Sebab, para pelaku merupakan residivis dan spesialis penjambretan. "Pada kesempatan ini, kami juga mengimbau kepada para wisatawan atau masyarakat umum untuk selalu waspada. Jangan sendirian jalan di tempat - tempat sepi," imbuhnya.

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ACK Bualu Terbakar Hebat, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

ACK Bualu Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran hebat melanda outlet Ayam Crispy Krunchy (ACK) Bualu yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa (20/1) pukul 13.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click

Bobol 10 SD di Jembrana, Pencuri Spesialis Laptop dan Proyektor Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil membekuk DS, seorang spesialis pencurian barang inventaris sekolah yang telah meresahkan wilayah Bali. Pria asal Kabupaten Tabanan ini diketahui telah menyasar sedikitnya 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.