Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Padmasana di Sungai Gangga dari Mulang Dasar sampai Malaspas

Bali Tribune/Pemelaspasan Padmasana di India dipuput Ide Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba disaksikan istri dari Inisiator Ida Pedanda Gede Made Gunung, Sekretaris Jenderal WHP Guru Ketut Donder dan 16 Pedanda Lanang Istri yang hadir dari Bali
balitribune.co.id | India - Pembangunan Padmasana di India tempatnya di Tepi Sungai Gangga dilakukan bulan November sampai April 2019. Material Bangunan Padmasana sendiri telah berada di India selama 15 tahun lalu yang dikirim oleh Dewa Berata yang saat itu menjabat Gubernur Bali. "Karena dari awal 15 tahun lalu saya mengikuti prosesnya bahkan beberapa kali dirapatkan rencana pembangunan Padmasana ini tapi belum juga terlaksana, " jelas Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana Indra Udayana.
Indra Udayana berinisiatif menyampaikan kondisi ini kepada Dubes RI Arto Reza Suryodipuro dan President  World Hindu Parishad Made Mangku Pastika. "Atas restu dan dukungan beliau saya menjadi Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana ini di Rshikesh," ungkap Indra Udayana
 
Dengan inisiatif dan komunikasi Kumbhamela di Allahabad dengan Pimpinan Paramarth NIKETAN Ashram Rishikesh Pujya SwamiJi Chidananda Saraswati, Padmasana Bali tersebut didirikan di Rshikesh. Pembangunan Padmasana Bali ini menjadi simbul kekayaan Hindu di Bali dan persahabatan Hindu Indonesia dengan India dan dunia.
 
Bertepatan dengan International Yoga Festival di acara SacredArt  Yoga pada Maret 2019 yang diikuti Shantisena Ashram Gandhi Puri (AGP), Indra Udayana sebagai Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana di India bersama ketua DPRD Badung Putu Parwata yang berkesempatan hadir dalam Festival memohon kepada Pimpinan Paramarth NIKETAN Ashram, Swami Chidananda Saraswati MuniJi untuk pendirian Padmasana dapat dilakukan di taman Paramarth Niketan Ashram, di depan Pohon Kalpataru Sungai Gangga. Tempat yang sangat sangat strategis untuk mengenalkan Padmasana Bali ini kepada ribuan Umat Hindu dunia yang hadir.
 
Tempat yang strategis dimana ribuan Yatri selalu hadir ditempat tersebut untuk melaksanakan berbagai kegiatan spiritual dan Aarthi persembahan API Suci kepada Ibu Gangga.
 
Pendirian Padmasana dilakukan secara Bersama sama oleh Shantisena I Wayan Sari Dika dan  I Ketut Gede Adi Saputra Reny Rahmawati ,Gita Ardiyanti ,Ni Wayan Amiyanti ,Putri Ramuja Risma Herawati dan tiga Tukang.
 
Indra Udayana menyampaikan terima kasih atas dukungan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua PHDI Bali IGN. Sudiana dan President World Hindu Parishad Made Mangku Pastika.
 
Pemelaspasan Padmasana dipuput Ide Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba disaksikan istri dari Inisiator Ida Pedanda Gede Made Gunung, Sekretaris Jenderal WHP Guru Ketut Donder dan 16 Pedanda Lanang Istri yang hadir dari Bali serta ribuan Bhakta dari seluruh dunia.
 
“Ini adalah persembahan untuk  70 th persahabatan Indonesia India. Semoga hal ini bisa mejadi jembatan membangun hubungan Indonesia dan India di segala bidang.” Tutup Indra Udayana. /uni
wartawan
Redaksi
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.