Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

‘Pak Man Ligir’ Naik Dokar ke Gedung Dewan

Bali Tribune / NAIK DOKAR - Salah satu anggota Dewan terpilih I Nyoman Sumardika memilih naik dokar menuju kantor DPRD Kota Denpasar di Jl Melati, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara untuk mengikuti pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD, Senin (19/8).

balitribune.co.id | Denpasar - Ada yang menarik pada pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan (pelantikan) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar, Senin (19/8).  Salah satu anggota Dewan terpilih I Nyoman Sumardika memilih menaiki dokar menuju kantor DPRD Kota Denpasar di Jl Melati, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Mengenakan baju sapari putih, anggota  Dewan yang terpilih dari Partai PDIP ini tampak sumringah dan melambaikan tangan kepada setiap warga dan pendukung yang menyapanya di jalanan. Sampai di Gedung Dewan pun, pria yang akrab disapa Pak Man Ligir ini tampak percaya diri dan tak henti menebar senyum sembari turun dari dokar yang dikendarainya. Politisi asal Banjar Belong Gede, Desa Pemecutan Kaja ini mengatakan, sengaja memilih menaiki dokar menuju Gedung DPRD Kota Denpasar, untuk menunjukkan kesederhanaan kepada masyarakat. Selain itu hal ini juga untuk memberikan penghargaan kepada kusir dokar agar dekat dengan wakilnya. “Meskipun Tiyang sudah duduk menjadi dewan, Tiyang akan tetap bekerja sesuai dengan konsep Tiyang pada saat simakrama yaitu Dari, Oleh, dan Untuk rakyat," ujarnya. Dia berjanji akan menunjukkan langkah riil apa yang disampaikan pada saat simakrama,  sekarang setelah duduk akan dilakukan dengan langkah nyata untuk mengemban atau mengawal aspirasi rakyat. “Saya akan menjalankan apa yang pernah dilakukan senior saya almarhum Wayan Darsa, saya sebagai pengganti akan berjuang untuk kepentingan masyarakat Kota Denpasar,” jelasnya. Mengakhiri perbincangan, pihaknya tidak lupa juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada pendukung, loyalitas, simpatisan, pendukung “Braya Man Ligir” dan seluruh masyarakat Denpasar Utara pada umumnya dan masyarakat Desa Pemecutan Kaja secara khusus atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada dirinya. Politisi yang juga mantan Kepala Bagian Pengawasan di PD Pasar Kota Denpasar ini menuturkan, dirinya tidak henti-hentinya akan berkomunikasi dengan senior-senior yang ada di Desa Pemecutan Kaja, untuk mengawal aspirasi masyarakat.  “Pintu rumah kami selalu terbuka untuk masyarakat, kami siap menampung masukan atau aspirasi masyarakat,” tandasnya.  Sementara itu, kusir dokar, I Made Puja mengaku sangat bangga bisa mengantarkan anggota DPRD yang akan dilantik atau diambil sumpah jabatannya  dengan menggunakan dokar. Dikatakan, dengan cara begitu, anggota dewan telah membuktikan menghargai rakyatnya.  "Dengan naik dokar, saya selaku kusir dokar merasa dihargai," ujarnya. Made Puja mengatakan untuk persiapan mengantarkan Anggota Dewan menuju acara pelantikan, dia telah melakukan persiapan semenjak 3 hari lalu. "Persiapan tiga hari, ngecat mendadak. Kemarin merias, dibantu anak buahnya Pak Man Ligir juga," ujarnya. Made Puja berharap  agar ke depan setelah resmi duduk di kursi dewan agar anggota dewan tidak lupa akan janji dan pendukungnya. "Ya apa yang telah dulu dijanjikan, ingat saja kepada rakyat, Ingat sama saudara," tandasnya. (u)

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.