Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pakai KTP Palsu, Pasutri Gelapkan 7 Mobil

Pasutri yang gelapkan banyak mobil saat dirilis.

BALI TRIBUNE - Pasangan suami istri Hafid (41) - Anita Tri Yulistia (36) diringkus anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar di wilayah Renon Denpasar, Rabu  (8/8) pukul pukul 15.00 Wita karena menggelapkan 7 unit mobil. Menariknya, kedua pelaku ditangkap hanya beberapa jam setelah polisi menerima laporan dari salah seorang korban bernama I Gede Arya Merandika dengan nomor laporan polisi; LP-B/1019/VIII /2018 /Bali / Resta Dps, tanggal 8 Agustus 2018. Berawal pada tanggal 21 Juni 2018 bertempat di Jalan Abimanyu Nomor 16 Denpasar, kedua pelaku menyewah mobil korban jenis xenia bernomor polisi DK 986 LS seharga Rp26 juta. Menariknya, kedua pelaku menggunakan identitas KTP palsu dengan nama M. Dhopir dan istrinya bernama Nisa.  Selama dua bulan pelaku tidak melakukan pembayaran kredit sehingga korban curiga dan mengecek ke rumah kontrakan pelaku dan tidak ditemukan pelaku beserta mobil Xenia DK 986 LS. "Korban yang curiga dengan tidak adanya pelaku dan mobil tersebut, sehingga melaporkan ke Polresta Denpasar," ungkap seorang sumber di lingkungan Polresta Denpasar kemarin. Berdasarkan pengaduan tersebut, tim Resmob Polresta  Denpasar melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus kedua pelaku. Kepada petugas, pelaku mengakui telah melakukan over kredit mobil xenia DK 986 LS. Kedua pelaku juga mengakui bahwa dalam perjanjian tersebut menggunakan identitas KTP palsu agar pelapor percaya menyerahkan mobil tersebut. "Mobilnya, pelaku sudah gadaikan di daerah Bondowoso, Jatim dengan harga Rp32 juta," terangnya. Selain itu, kedua pelaku juga mengaku beraksi di enam TKP yang lain, yaitu pada bulan Juni 2018 di Mc Donals Jalan Keboiwa Denpasar, Suzuki Ertiga, pemilik Simon, harga Rp 30 juta, bulan Juni 2018 di KFC Jalan Gatot Subroto Denpasar, Daihatsu Ayla, pemilik Pande, harga Rp 26 juta, pertengahan Juni 2018 di KFC Jalan Gatot Subroto Barat, Suzuki Karimun Wagon R, pemilik EKY, harga Rp 20 juta, pertengahan Juni 2018 di KFC Jalan Gatot Subroto Barat Denpasar, Honda Mobili, pemilik EDY, harga Rp 35 juta, awal Juli 2018 di Indomart Sunset Road Kuta Badung, Toyota Kalya, pemilik Gery, harga Rp 22 juta dan awal bulan Juli 2018 di Rumah Makan Wong Solo Renon Denpasar, Daihatsu Grandmax Pikap, pemilik Made, harga Rp 20 juta. "Jadi, totalnya ada tujuh mobil. Dan mobil - mobil tersebut digadaikan di daerah Jawa Timur," ujarnya. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, SIk yang dikonfirmasi siang kemarin membenarkan adanya kejadian tersebut. "Pelakunya sudah kita amankan. Sekarang masih pengembangan lebih lanjut," ujarnya singkat.

wartawan
redaksi
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.