Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paket "Anyar Suna Cekuh" Gairahkan Nelayan Ketewel

BERGAIRAH - Nelayan di Pantai Ketewel kini lebih bergairah setelah permintaan Paket "Anyar Suna Cekuh" diserbu peminat

 BALI TRIBUNE - Berawal melihat kegundahan para nelayan di Pantai Ketewel, Sukawati yang kesulitan menjual ikan kucing/anyar hasil tangkapannya, I Wayan Puja (40) berinovasi. Warga Ketewel ini pun mencoba memperkenalkan paket "Anyar Suna Cekuh" , dan sangat direspon hingga menjadi favorit di dunia kuliner online. Di tengah membanjirnya makanan instan siap saji, salah satu warga Gianyar, Wayan Puja asal Banjar Gumicik, Desa Ketewel, Gianyar memberikan pilihan alternatif. Wayan Puja yang membuka warung makanan ‘Nang Uja’ di Banjar Gumicik, dekat Pantai Ketewel tergolong nekat menjual ikan goreng kering dalam kemasan. Kenekatannya ini justru membuahkan hasil, bahkan produknya kini diburu warga, di tengah kebosanannya dengan produk makanan yang ada saat ini. Dari penuturam Wayan Puja, Kamis (17/1), dirinya bersama istri membuka warung nasi. Mengingat lokasi warungnya di dekat pantai, sesekali juga Nang Uja membuat menu Sup Kepala Ikan. “Warung makan kami sederhana, sasarannya yang kebetulan ke Pantai Gumicik dan tentunya buat melayani nelayan,” terangnya. Seiring waktu, dirinya pun merasakan kegundahan para nelayan yang masih aktif. Sekitar enam bulan lalu, dirinya dari keluhan dari nelayan, bahwa ikan tangkapan berupa Anyar (ikan sebesar satu-dua jari) tidak laku dipasaran, lantas memberikan ide ini. Mendengar keluhan itu, dirinya pun memberanikan diri membeli semua. Lantas diolahnya dengan cara tradisonal. Yakni hany dengan digoreng kering ditambah bumbu suna cekuh, lanjut dikemas rapi. "Paket Anyar Suna Cekuh ini, kami tawarkan di media sosial. Hasilnya ternyata direspon positif," syukurnya. Hanya menurutnya, ikan goreng kering dalam kemasan ini produksinya tergantung hasil tangkapan ikan. “Seberapapun hasil tangkapan ikan anyar itu saya beli, lalu saya olah goreng kering dengan bumbu Kesuna Cekuh,” ungkapnya. Hal ini dilakukan agar hasil tangkapan nelayan laku, sedangkan untuk ikan besar, nelayan sudah memiliki pemasaran tersendiri. Saat ini ditinya mampu mengolah ikan rata-rata 10 kg tangkapan perhari, inipun pekerjaannya dibantu istri.   Untuk satu kemasan dijualnya Rp 50.000 dan biasanya sehari sebelumnya sudah ada yang memesan. Sedangkan pelanggan setia yang membeli ikan goreng kering dalam kemasan berasal dari Gianyar sendiri dan sebagiannya dari Denpasar. “Kalau pelanggan dari Denpasar, biasanya antarannya lewat Gojek dan ada yang mengabil sendiri ke warung,” jelasnya. Dirinya juga berkeinginan mengembangkan usaha tersebut, namun hal ini berpulang kepada hasil tangkapan ikan dari nelayan. Dirinya juga pantang menggunakan ikan awetan (beku), karena pasti akan mempengaruhi cita rasa ikan goreng tersebut.  

wartawan
redaksi
Category

Memasuki Low Season, Kadispar Bali Dorong Promosi Pariwisata Bali Secara Digital

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pariwisata Provinsi Bali memandang perlunya promosi pariwisata secara digital, selain promosi secara konvensional. 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya mengatakan, guna mengenalkan pariwisata Bali kepada calon wisatawan di berbagai negara, pihaknya telah mengupayakan promosi secara digital. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id I Denpasar - Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Kota Denpasar turut menyalurkan bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Pemberangkatan bantuan dilakukan di Makorem 163/Wira Satya, Senin (31/8/2026), dan dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu Hanguskan Hektaran Kebun Jambu Mente dan Mangga

balitribune.co.id I Amlapura - Hingga saat ini kebakaran lahan masih terus terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Kubu, Karangasem, salah satunya di Banjar Dinas Caniga, Desa Dukuh. Warga di desa ini pada Minggu (30/8/2026) malam dibuat panik oleh kobaran api kebakaran lahan yang terus membesar dan meluas dan bahkan merembet mendekati areal pemukiman warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.