Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Pertama di Masa Pandemi, Ada “Pengusada” Pamerkan Ramuan Obat Covid-19

Bali Tribune/ PAMERAN - Sejumlah pengusadha pamerkan ramuan tradisonal termasuk pengusaha asal Denpasar yang memamerkan ramuan obat tradisonal untuk terapi Covid-19.


balitribune.co.id | Negara - Dalam upaya pemulihan ekonomi dampak pandemi, sejumlah event mulai digelar di Jembrana. Teranyar Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar pameran perdana dalam suasana pandemi Covid-19. Pameran yang dipusatkan di halaman parkir Pemerintah Kabupaten Jembrana menampilkan berbagai produk hasil UMKM di Bali.

Pameran yang sudah digelar selama tiga hari sejak Kamis hingga Sabtu (25 – 27/11/2021), memasarkan berbagai produk usadha pengobatan tradisional Bali dari masing masing kabupaten/kota. Melalui pameran tersebut diharapkan pengobatan tradisional (usada Bali) yang merupakan warisan secara turun temurun dapat dilestarikan. Terutama mengimbangi masuknya obat tradisional dari luar seperti dari Tiongkok. Pameran dibuka Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Pameran ini juga dikunjungi berbagai kalangan, termasuk rombongan Staf Ahli dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bali yang  menggelar Rakorda pembentukan asosiasi atau organisasi yang juga digelar di Jembrana Kamis lalu. Yang menarik dari sekian pengobatan tradisional yang ditampilkan, ternyata ada salah satu produk berupa ramuan obat yang disebut memiliki keampuhan untuk  penyembuhan Corona (Covid-19). Obat herbal ini dipamerkan oleh salah seorang peserta  dari KOta Denpasar, Ajung Kumis.

Ia mengaku mulai menekuni pengobatan herbal sejak tahun 2011. Selama satu dekade ini berbagai jenis ramuan sudah diracik. Bahkan meracik obat tradisional kini menjadi sumber penghasilan baginya “Saya mulai menekuni pekerjaan ini (pengobatan herbal) baru sejak tahun 2011. Itu semua bahan-bahan yang kami gunakan semuanya berasal dari alam,” ujarnya.

Termasuk obat tradisional yang diyakini membantu penyembuhan pasien terpapar Covid-19. Produk itu ia jual dengan nama dagang Sanuq. “Ini salah satu produk kami ini mampu membantu proses penyembuhan bagi yang terpapar Covid-19. Bahannya kami pastikan menggunakan bahan bahan tradisional,” tandasnya. Sementara Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan, pameran hasil produk pertanian herbal sangat sesuai dengan misi kabupaten Jembrana. “Ini sangat sesuai dengan misi Kabupaten Jembrana, Nangun sad kerthi loka Jembrana .Terutama yang menyangkut Atma Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi,” ujarnya.

 Bahkan kedepannya, Wabup Ipat berharap bisa terbentuk asosiasi atau organisasi yantg mensinergikan antar petani, pengusaha dan pengusadha. “Kita harapkan nanti, Bali dapat menjadi pusat obat tradisional dan muncul pengusadha yang berstandar internasional,” tegasnya. Pihaknya juga berharap melalui event-event seperti ini akan memuncukan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing daerah sehingga bisa menjadi bagian dalam upaya pemulihan ekonomi dampak pandemi.

wartawan
PAM
Category

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.