Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pamit Lihat Ternak, Lansia di Kediri Hilang Misterius

lansia hilang
Bali Tribune / HILANG - Jajaran Polsek dan Koramil Kediri bersama warga Banjar Batugaing, Desa Beraban, mencari I Ketut Sadra (71) yang dilaporkan hilang sejak Minggu (31/5/2026) siang.

balitribune.co.id I Tabanan -  Seorang lansia bernama I Ketut Sadra (71) asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, dilaporkan hilang misterius sejak Minggu (31/5/2026) siang.

Terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya, Sadra mengatakan hendak melihat ternaknya pada kandang yang ada di belakang rumahnya. Sadra yang saat itu membawa sabit tidak kunjung kembali hingga dilaporkan keluarganya secara resmi ke pihak Kepolisian.

Kapolsek Kediri Kompol I Putu Budiawan menjelaskan bahwa laporan kehilangan tersebut diproses setelah korban tidak pulang ke rumah dalam waktu lebih dari 1x24 jam. Pihak keluarga mulai merasa khawatir lantaran hingga menjelang malam hari, korban tak kunjung pulang sejak berpamitan sekitar pukul 13.00 Wita. 

“Terlapor awalnya pamit ke belakang rumah untuk melihat ternak dengan membawa sabit. Namun hingga petang, terlapor tidak kembali ke rumahnya,” ujar Budiawan pada Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan data dari kamera pengawas (CCTv) milik warga sekitar, korban sebenarnya sempat terekam melintas pada Minggu siang. Namun, arah perjalanan terlapor tidak sesuai dengan tempat yang dituju saat paminan dengan keluarganya.

Dalam rekaman CCTv itu, ia justru berjalan menuju kawasan ladang milik orang lain, bukan ke kandang ternak miliknya sendiri. Cucu korban, I Wayan Yudi Armika, mengaku sudah berupaya mencari dengan mendatangi tempat-tempat yang sering dikunjungi terlapor. Meski demikian, hingga saat ini upaya pencarian yang dilakukan pihak keluarga masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan lansia tersebut.

I Ketut Sadra memiliki ciri-ciri fisik berperawakan kurus dengan tinggi badan sekitar 165 cm. Ia memiliki kulit sawo matang, rambut lurus, alis yang tebal, serta kumis tipis pada wajahnya. Saat terakhir kali meninggalkan kediamannya, korban diketahui mengenakan baju berkerah dengan motif warna putih-biru. Untuk bawahan, ia menggunakan celana pendek berwarna abu-abu gelap.

Kini, jajaran Polsek Kediri bersama personel Koramil dan warga setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di lapangan. Aparat Kepolisian meminta masyarakat luas untuk segera melapor jika melihat warga dengan ciri-ciri tersebut di sekitar wilayahnya. 

“Kami dari Polsek Kediri bersama Koramil serta masyarakat bersama-sama mencari keberadaan terlapor. Jika ada masyarakat yang melihat ciri-ciri tersebut, bisa menghubungi Polsek Kediri atau ke banjar bersangkutan,” pungkas Budiawan. 

wartawan
JIN
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.