Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Panca "W" Suri Tauladan dalam Memperkuat Ekonomi Desa Adat

Bali Tribune / I Nyoman Cendikiawan.

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berjalannya waktu, Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi Bali terus berusaha meningkatkan kinerja mereka. Tujuan ini adalah untuk menghadapi tantangan yang lebih kompleks di masa depan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh BKS LPD adalah melakukan evaluasi dan koreksi diri secara terus-menerus, yang tercermin dalam penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dihadiri oleh pihak-pihak terkait.

"Dalam hal ini, meskipun kita menerima teknologi dari Barat dan menjadi Bali yang modern, kita tidak boleh melupakan untuk tetap menjaga dan melestarikan modal budaya dan modal sosial yang tercermin dalam selogan desa adat yang disebut Sima Swatantra," ujar I Nyoman Cendikiawan, Ketua BKS LPD Provinsi Bali, dalam Rakerda BKS LPD, pada Senin (10/7) di Denpasar.

Konsep Sima Swatantra yang terdiri dari "Panca W" yaitu wareg, waras, wastra, wisma, waskita, yang selalu dijadikan teladan oleh para pelaku keuangan adat, juga merupakan bagian penting dalam memperkuat ekonomi desa adat, melestarikan seni dan budaya adat, serta menjaga sumber ekonomi, salah satunya melalui kontribusi 20% dana pembangunan yang disetor oleh LPD.

"Selain itu, penguatan LPD melalui regulasi seperti peraturan daerah (perda), awig-awig di desa adat, dan perarem adalah upaya untuk memperkuat LPD kita agar berdasarkan Agama Hindu menuju desa adat yang mandiri, sulit diintervensi, dan otonom," tambahnya.

Lebih lanjut, Cendikiawan memberikan makna hal tersebut sebagai bentuk komitmen LPD Bali, bukan hanya sekadar perkataan belaka. Oleh karena itu, ia yakin bahwa LPD Bali dapat menuju Bali yang damai dan sejahtera dengan menerapkan prinsip "Sad Kerthi Loka Bali".

"Salah satu implementasi dari visi ini adalah melalui kerjasama dengan Bank BPD Bali, Jamkrida, dan pihak-pihak yang memiliki keahlian di bidang ini," tandasnya.

Seperti yang diketahui, selama 39 tahun perjalanan LPD Bali sebagai lembaga keuangan adat yang awalnya hanya dikelola secara tradisional untuk mendukung pelaksanaan adat, seni, dan budaya yang didasarkan pada Agama Hindu, telah menjadi kebanggaan masyarakat lokal, nasional, dan internasional. Menurut Cendikiawan, hal ini ditandai oleh banyaknya penelitian yang dilakukan oleh para sarjana tentang LPD.

"Akibatnya, banyak sarjana, baik dari tingkat sarjana (S1), magister (S2), maupun doktor (S3), yang telah meraih gelar akademik mereka dari penelitian mereka tentang LPD," jelasnya.

Secara kuantitatif, Cendikiawan juga menjelaskan perkembangan LPD hingga Mei 2023, yang menunjukkan dana tabungan sebesar Rp. 11,1 T; Deposito Rp. 11,4 T; Pinjaman Rp. 15,6 T; dan Aset Rp. 27 T.

"Semua ini melibatkan 1.439 LPD di seluruh wilayah Bali, dengan jumlah karyawan sebanyak 8.363 pegawai," tambahnya. 

wartawan
ARW
Category

Tertutup Eceng Gondok dan Gulma, TNI Normalisasi Danau Buyan

balitribune.co.id I Singaraja - Hamparan eceng gondok dan gulma yang menutupi sekitar 8 hektare kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, mulai ditangani melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait, Selasa (9/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Kaji Peluang Pendirian Sekolah Rakyat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji wacana pendirian Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pihaknya akan mempelajari konsep dan kebutuhan program tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perda Administrasi Kependudukan Badung Segera Dicabut, DPRD Nilai Aturan Lama Tak Lagi Sesuai Regulasi Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Kabupaten Badung mulai menggodok pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan beserta perubahan melalui Perda Nomor 9 Tahun 2016. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Sampah, Dorong Peran Aktif Sektor Horeka

baliutribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Sampah di Provinsi Bali yang digelar di Hotel The Meru, Sanur, Denpasar, Selasa (9/6/2026). Rakor ini difokuskan pada optimalisasi peran sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) dalam pemilahan dan pengelolaan sampah, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Siap Suntik Modal Rp250 Miliar ke PT Jamkrida Bali Mandara

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung berencana menambah penyertaan modal daerah kepada PT Jamkrida Bali Mandara hingga Rp250 miliar. Rencana penambahan modal tersebut kini tengah dibahas DPRD Badung melalui Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk untuk mengkaji Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyertaan Modal Daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Sektor Pariwisata Bali Didorong Ambil Peran Aktif Kelola Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) di Bali kini didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam mengatasi krisis sampah demi menjaga citra pariwisata dunia. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Peran Serta Horeka dalam Pengelolaan Sampah Provinsi Bali yang dihadiri Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Hotel The Meru Sanur, Selasa (9/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.