Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pandemi, Populasi Anjing Liar Melonjak

Bali Tribune / BERBURU ANJING - Petugas vaksinnasi sembari berburu anjing liar di daerah padat penduduk.

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah Pandemi Covid-19 menjadi perhatian semua kalangan. Namun di balik peningkatan kesadaran masyarakat untuk mentradisikan protokol kesehatan (Prokes) dalam aktivitas sehari-hari, ancaman rabies justru diabaikan. Ini terbukti dari melonjaknya populasi anjing liar, yang berpotensi menyebarkan virus rabies yang tak kalah mematikan.

Kondisi ini didapati petugas darui Dinas Pertaian dan Peternakan  Giayar di sela vaksinasi yang gencar dilaksanakan dari desa ke desa. Serbuan aning liar ke daerah pemukiman, sebagimana besar berasal dari  tempat-tempat umu, seperti pasar, kuburan, stadio, dan TPA.  Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar Kabid Keswan, Made Santiarka, Senin(22/3). menyebutkan, dalam setiap vaksinasi rabies di banjar-banjar, dirinya bersama tim vaksinasi selalau menyelipkan imbauan agar anakan anjing yang tidak ingin dipelihara agar tidak dibuang sembarangan. "Trend populasi anjing meningkat, begitu pula anjing liar. Kami imbau agar tidak membuang anakan anjing ke TPA,” harapnya.

Pihaknya terus melakukan upaya vaksinasi ke banjar-banjar yang ada di Gianyar. Untuk Tahun 2021 ini tatget vaksinasi anjing di Gianyar sebesar 80% dari keseluruhan populasi. Dijelaskannya, vaksinasi anjing di perkotaan relatif lebih mudah, mengingat anjing peliharaan dikandangkan dan tidak jauh-jauh dari pemiliknya. "Di daerah pedesaan, anjing peliharaan lepas liar dan ada yang dipelihara di tegalan, sehingga vaksinasi agak terkendala," jelasnya.

Dari data beberapa desa yang telah dilakukan vaksinasi yang telah dilakukan di akhir tahun 2020, Desa Batuan 2178 ekor,  Sebatu: 1255 ekor, Taro 1937 ekor, Medahan: 716 ekor, Buruan, 1224 ekor, Bresela: 423 ekor, Keliki: 1079 ekor. "Total populasi akhir Tahun 2020 sebanyak 88.833 ekor. Meningkat dari jumlah sebelumnya dan Tahun 2021 ini estimasi populasi juga mengalami kenaikan," jelasnya.

Dikonfirmasi Perbekel Temesi, Nyoman Gede Suparta menyebutkan masih banyak warga yang membuang anakan anjing dan kucing betina di TPA Temesi. Kondisi ini membuat Desa Temesi bagian selatan dan Desa Lebih Utara banyak terdapat anjing liar. " Anakan anjing betina atau kucing itu dibuang bersama sampah. Setelah di TPA hidup liar di sekitar TPA," jelas Perbekel Suparta.

Ditambahkannya anjing liar ini hidup di pondok-pondok petani. Kondisi ini mengkhawatirkan peternak sapi, dimana anak sapi sangat rawan dimakan anjing. "Yang paling kami takutkan adalah penyebaran rabies, karena ada puluhan anjing liar di TPA,” tandasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.