Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam IX/Udayana: Hidup Janganlah Kebanyakan Gaya

Bali Tribune/ PENGARAHAN- Pangdam saat memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan PNS Satbalakdam IX/Udayana di GOR Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar, akhir pekan lalu.

balitribune.co.id | Denpasar - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto mengajak kepada seluruh prajurit maupun PNS Kodam IX/Udayana untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas apa yang sudah didapat selama ini, sebab menjadi prajurit TNI ataupun PNS itu tidaklah mudah.

"Janganlah kita hanya melihat ke atas terus, sedangkan masih banyak orang di bawah kita yang hidupnya kurang. Tidak akan ada habisnya jika kita selalu melihat ke atas. Seharusnya kita hidup apa adanya saja, karena kita semua di sini pasti sudah sangat berkecukupan. Untuk itu, hidup janganlah kebanyakan gaya," tegas Pangdam saat memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan PNS Satbalakdam IX/Udayana di GOR Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar, akhir pekan lalu.

Sadsri bahwa untuk masuk tentara dan Pegawai Negeri ini tidak gampang. "Banyak orang di luar sana yang pingin jadi seperti kita. Tapi, akan salah kalau kita berpikir jadi TNI atau PNS itu bakal kaya raya. Maka dari itu, saat ini kita wajib bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Tuhan, karena rezeki itu sudah diatur oleh Tuhan," jelas Jenderal Sonny Aprianto.

Lebih lanjut Pangdam juga berpesan, agar para prajurit maupun PNS Kodam IX/Udayana beserta keluarganya tidak memiliki gaya hidup konsumtif yang berdampak pada kebutuhan hidup juga meningkat, sehingga akan membuat kesengsaraan sendiri.

Terkait dengan pandemi Covid-19, Pangdam mengimbau kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana agar lebih meningkatkan kembali protokol kesehatan, terutama tentang penggunaan masker, sebab grafik kasus Covid-19 pada bulan Juni ini sedikit meningkat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam.

wartawan
JOK
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.