Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Kenaikan Pangkat Bukan Hak, Tapi Wujud Pengakuan Negara

Bali Tribune/ Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara menerima laporan korps kenaikan pangkat dari puluhan Pamen Kodam IX/Udayana di Aula Makodam IX/Udayana, Denpasar, akhir pekan lalu.
Balitribune.co.id | Denpasar - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara menerima laporan korps kenaikan pangkat dari puluhan Perwira Menengah (Pamen) Kodam IX/Udayana di Aula Makodam IX/Udayana, Denpasar, akhir pekan lalu.
 
"Dengan kenaikan pangkat ini tentunya dapat dijadikan sebagai penyemangat untuk bisa berkarya lebih bagus lagi dan berbuat yang lebih baik lagi. Jadi, kenaikan pangkat ini bukan hak, tetapi merupakan wujud pengakuan negara melalui Angkatan Darat kepada masing-masing pribadi bahwa yang bersangkutan  layak untuk dinaikkan pangkatnya," tegas Pangdam.
 
Menurut Pangdam, kenaikan pangkat itu ada dua komponen, yaitu pertama, untuk kepentingan pribadi artinya kenaikan pangkat ini merupakan satu pengakuan negara, bahwa personel yang menduduki jabatan saat ini memang sudah layak dinaikkan pangkatnya. 
 
Kedua, adalah untuk kepentingan organisasi yang diharapkan pelaksanaan tugas, wewenang, dan tanggungjawab bisa lebih baik, karena dinamika tugas cukup tinggi. "Untuk itu, semoga semuanya bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga apa yang didapatkan harus bisa dibuktikan dengan karya yang terbaik," harap Pangdam.
 
TNI dituntut profesionalitas, sehingga yang naik pangkat khususnya diharapkan profesional, yaitu dengan menekuni apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. "Tidak ada prajurit yang bodoh atau pintar, tetapi yang ada itu adalah mau dan tidak mau serta serius atau tidak serius. Kuncinya ada di hati masing-masing," jelas Pangdam.
 
Kepada istri prajurit TNI diharapkan dapat mendorong suaminya untuk bisa berbuat yang lebih baik. Hal-hal yang menyangkut rumah tangga dan yang bisa ditangani oleh istri agar segera dapat ditangani, sehingga sang suami bisa lebih konsentrasi untuk melaksanakan tugas.
 
“Atas nama pribadi dan keluarga serta segenap pejabat Kodam IX/Udayana, saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan yang naik pangkat. Semoga menjadi keberkahan bagi keluarga dan membawa kebaikan bagi organisasi, khususnya Kodam IX/Udayana,” harap Pangdam.  
 
Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP, menjelaskan, pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan tersebut tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Diikuti 34 Pamen Kodam IX/Udayana yang dianugerahi kenaikan pangkat yaitu, naik pangkat Kolonel (12), Letnan Kolonel (12), dan Mayor (10). 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.