Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Prajurit Berprestasi Itu Cepat Realisasikan Petunjuk Pimpinan

Bali Tribune/ RAPIM -- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc, membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam IX/Udayana Tahun 2021 secara virtual melalui vidcon di Aula Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (9/3).
balitribune.co.id | Denpasar - Ciri prajurit berprestasi itu bukan hanya cepat dan pintar, atau mempunyai kekuatan dan kekuasaan, namun prajurit yang cepat mempunyai ide dan cepat merealisasikan petunjuk pimpinannya. Itulah prajurit yang akan berprestasi.
 
"Seorang militer yang mempunyai kemampuan hebat, mempunyai keluarga yang bisa dibina dengan baik, dan menyiapkan anak-anaknya ke arah yang lebih baik, itulah sifat dan jiwa seorang pimpinan militer," jelas Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc, dalam amanatnya ketika membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam IX/Udayana Tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual melalui video conference (vidcon) di Aula Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (9/3).
 
Rapim digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun lalu, sekaligus penyampaian pokok-pokok kebijakan pimpinan dalam pelaksanaan program kerja setahun ke depan. Rapim kali ini merupakan tindak lanjut dari Rapim Kemhan, Rapim TNI-Polri, Rapim TNI, Rapim TNI Angkatan Darat (AD) sebelumnya.
 
Menurut Pangdam, ada satu sisi yang kurang disiapkan pada kebanyakan seorang pimpinan yaitu, menyiapkan manusia atau prajurit secara individu ataupun secara kelompok, sehingga menjadi tim kerja yang solid dan menjadi kunci dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Serta meningkatkan moril prajurit, sehingga dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi dalam penugasan.
 
TNI AD kata Pangdam, tidak hanya mempunyai kemampuan yang dituntut seperti “back to basic” saja, tetapi harus mempunyai fisik yang baik, memiliki kemampuan beladiri, menembak, dan navigasi yang bagus. Bagi satuan kewilayahan dituntut untuk meningkatkan kemampuannya dibidang teritorial seperti, menguasai wilayah, mengerti dan memahami permasalahan yang ada di daerah binaannya, termasuk segala macam hal yang harus dikerjakan untuk mendukung tugas pokok TNI AD kedepan.
 
“Hal inilah yang perlu kita tingkatkan bersama dengan para unsur pimpinan, agar selalu menyiapkan anggota dan meningkatkan kemampuannya sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Sehingga akan mempermudah pimpinan untuk menyelesaikan dan memberikan solusi permasalahan yang dihadapi,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak, seraya menekankan kepada para unsur pimpinan dan peserta rapim untuk bersama-sama membesarkan Kodam IX/Udayana dan keberadaan TNI.
 
Kemudian, dalam paparannya, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya menyampaikan evaluasi program kerja (Progja) TA 2020, yang terkait administratif. Juga ada beberapa hal yang bersifat kepemimpinan atau kebijakan pimpinan yang perlu mendapat perbaikan pada masa yang mendatang.
 
“Secara umum kegiatan yang dilaksanakan Kodam IX/Udayana sudah berjalan dengan baik, namun demikian masih ada beberapa persoalan dan kekurangan yang harus diperbaiki pada tahun 2021 ini. Untuk itu agar selalu meningkatkan koordinasi dengan semua pihak dan staf terkait lainnya untuk membawa Kodam IX/Udayana ke arah yang lebih baik lagi," saran Kasdam.
 
Turut hadir dalam rapim tersebut diantaranya, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AL, LO AU, dan para Komandan/Kabalakdam IX/Udayana. Serta diikuti secara terpisah oleh Danrem 161/Wira Sakti, Danrem 162/Wira Bhakti, dan para Komandan/Kabalakdam juga seluruh Dandim jajaran Kodam IX/Udayana dari ruang kerjanya masing-masing.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.