Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam XVIII/Kasuari Pulang Kampung, Idola Anak Muda, Punia Untuk Pura

Bali Tribune/ Pangdam XVIII/ Kasuari, Papua Barat, Mayor Jendral (TNI) Nyoman Cantiasa melepas kangen kepada ibundanya, Ni Ketut Mari, saat pulang kampung ke desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Minggu (7/3).
balitribune.co.id | SingarajaKeberhasilan putra Bali Utara menempati posisi strategis dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI), ternyata punya pengaruh besar dikalangan warga masyarakat terutama kaum muda di tempat kelahirannya. Terbukti, saat Pangdam XVIII/Kasuari, Papua Barat, Mayor Jendral (TNI) Nyoman Cantiasa, pulang kampung kerumahnya di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, banyak warga yang hadir. Tidak saja untuk sekedar bertatap muka atau bersalaman, namun dari kalangan anak muda banyak yang datang menemuinya. Mereka mengaku mengidolakan Mayjen Cantiasa dan berharap kesuksesan akan bisa mereka raih seperti mantan Danjen Kopasus tersebut.
 
Mayjen Cantiasa pulang kampung, Minggu (7/3), selain melepas kangen kepada ibunda Ni Ketut Mari yang telah melahirkannya, ia juga melakukan perjalanan religi ke sejumlah pura ditempat tinggalnya. Sejumlah pura didesa kelahirannya didatangi untuk melakukan upacara persembahyangan. Disela acara persembahyangan, mantan komandan Sat-81 Kopassus (Gultor) ini secara pribadi menyerahkan bantuan (punia) untuk perbaikan pura Prajapati, Desa Bubunan. Bahkan, kepada warga masyarakat, ia juga menyerahkan paket sembako serta beberapa sumbangan dalam bentuk lainnya.
 
Usai melepas kangen dengan ibundanya, lulusan terbaik Akmil tahun 1990 dan peraih Adhi Makayasa ini meluangkan  waktunya menemui masyarakat yang bertamu kerumahnya. Pada kesempatan itu, sejumlah anak muda ikut hadir untuk mendengarkan petuah sang jendral saat awal meniti karier di dunia militar. Diantara mereka bahkan dengan antusias minta petunjuk agar lolos pada saat tes masuk TNI nanti.
 
Pada kesempatan itu, Mayjen Cantiasa mengajak warga dan anak-anak muda agar selalu menjaga keutuhan NKRI, ulet dan kreatif dalam menyongsong masa depan. Begitu juga kepada warga masyarakat, ia mengajak untuk lebih giat bekerja mencari nafkah agar saat pendemi Covid-19 ini bisa tetap survive untuk bertahan hidup dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).
 
Salah satu anak muda yang hadir dirumah Mayjen Cantiasa, mengaku, memiliki antusiasme tinggi untuk masuk kedunia militer setelah mendapat wejangan dan petuah dari Mayjen Cantiasa.
 
”Sedari awal saya ingin masuk dan mendaftar menjadi anggota TNI. Saat mendengar beliau (Mayen Cantiasa) pulang kampung, saya menyempatkan diri untuk bisa bertemu sekedar untuk mendapatkan motivasi,” ucapnya.
 
Salah satu kerabat Mayjen Cantiasa, Ni Made Cantiari, membenarkan kehadiran Mayjen Cantiasa di tempat kelahirannya untuk melepas kangen kepada ibunda dan kerabatnya yang lain. Ia juga menyebut, acara adiknya itu ditengah keluarga sangat padat.
 
“Beliau berkeliling ke pura-pura dan merajan di desa kelahirannya dan setelah itu menerima masyarakat yang datang untuk bertemu,” kata Cantiari, Senin (8/3).
 
Cantiari menyatakan, selama ini mantan Danrem 163 Wirasatya/Bali ini, cukup besar besar perhatiannya kepada masyarakat terutama saat musim pandemi ini. Tak hanya menyumbangkan alat pelindung kesehatan (APD), ia juga memberikan sumbangan pakaian anti api kepada pertugas Damkar Buleleng.
 
“Setelah acara di Seririt beliau (Mayjen Cantiasa) langsung terbang ke Jogjakarta dan Semarang untuk mengunjungi seribuan tentara asal Papua yang sedang menjalani pendidikan ditempat itu,” tandas Cantiari.
wartawan
Chairil Anwar
Category

Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

balitribune.co.id | Mangupura - Setiap 210 hari atau enam bulan sekali menjadi perayaan penting bagi umat Hindu di Nusantara. Momen tersebut adalah Hari Raya Galungan dan Kuningan yang merupakan hari kemenangan Dharma melawan Adharma. Khusus untuk umat Hindu di Bali, Galungan dan Kuningan untuk meningkatkan bhakti dan bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala manifestasi yang telah diberikan.

Baca Selengkapnya icon click

26 Siswa Kelas 1-3 Badung Bersaing Jadi Terbaik Lomba Mewarnai PKB XLVIII Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Tercatat 26 siswa-siswi SD dari Kabupaten Badung bersaing untuk menjadi yang terbaik Wimbakara (Lomba) Mewarnai Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga III pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Lomba yang diikuti 132 orang siswa SD se-Bali tersebut berlangsung pada hari kedua pelaksanaan PKB di Gedung Museum Mahudara Mandara Giri Bhuwana, Kawasan Taman Budaya Art Center, Provinsi Bali, pada Minggu (14/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng Kementerian Pariwisata, Grab Indonesia Umumkan Pemenang Grab Bintang 5 Awards

balitribune.co.id | Jakarta - Grab Indonesia bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar acara Penganugerahan Grab Bintang 5 Awards di Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada 12 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya bersama untuk mendorong pengembangan wisata gastronomi Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi KALAHARA, Buktikan Praktik Bisnis Minim Plastik Tetap Menguntungkan bagi UMKM

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 51 peserta, termasuk para pelaku UMKM dari sektor makanan, minuman, dan ritel, berkumpul di The Kul Kul Farm, Abiansemal, dalam acara puncak kampanye KALAHARA: Detoks Plastik, Bali Resik yang diselenggarakan oleh AVANI PR Consultant dan PlastikDetox.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekenan Galungan dan Kuningan, FKLJK Bali Dorong UMKM Hadirkan Kebutuhan Hari Raya dengan Harga Terjangkau

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali menghadirkan kegiatan Pasar Murah Pekenan Galungan dan Kuningan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Galungan, Bunga Pecah Seribu Langka

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang Hari Suci Galungan, berbagai kebutuhan hari raya umat Hindu di Bali ini kian mengalami kenaikan harga hingga kelangkaan pasokan di pasar tradisional. Salah satunya bunga pecah seribu yang diakui para pedagang di sejumlah pasar tradisional mendekati Galungan ini mengalami keterbatasan pasokan dari petani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.