Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Badung Selesaikan Tugas, Umumkan Hasil Akhir Tahapan Seleksi Tiga Kursi Eselon IIb

Bali Tribune/ PANSEL - Ketua Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa.
Balitribune.co.id | Mangupura - Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb) Kabupaten Badung, mengumumkan hasil akhir tahapan seleksi tiga kursi eselon IIb, Rabu (24/6/2020) kemarin. Pengumuman langsung dapat dilihat melalui website Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung.
 
Pengumuman Nomor : 800/14/PANSEL-JPT/2020 Hasil Akhir Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon Il.b) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, ditandatangani langsung Ketua Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa dan anggota Pansel masing-masing I Gede Wijaya, Wayan Gede Supartha, I Ketut Bagir, I Made Nariana.
 
“Pengumuman hasil akhir seleksi ini sesuai Berita Acara Pansel Nomor : 11/PANSEL-JPT/2020 Tentang Penentuan Hasil Akhir Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon llb) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung,” kata Adi Arnawa yang juga Sekda Badung.
 
Menurut birokrat asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan itu, untuk masing-masing kursi eselon IIb yang dilelang telah dipilih tiga besar. Selanjutnya, nama-nama itu akan diserahkan ke Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta untuk dipilih.
 
Untuk kursi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di urutan pertama, yakni I Nyoman Sujendra yang kini duduk sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Badung dengan meraih nilai 76.23. Di urutan kedua adalah Anak Agung Gde Rahmadi yang kini duduk sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Badung dengan nilai 72.05, dan yang di urutan ketiga adalah I Putu Eka Parmana selaku Camat Kuta Utara dengan memperoleh nilai 70.84.
 
Untuk kursi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, peringkat pertama diperoleh oleh Ida Bagus Gede Arjana yang kini duduk sebagai Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya pada Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung dengan nilai 76.16. Di urutan kedua I Gusti Made Dwipayana yang kini menjabat Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Badung dengan nilai 72.31 dan di posisi ketiga adalah I Ketut Gede Arta yang menjabat Camat Kuta Selatan dengan nilai 71.90.
 
Sementara, kursi staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik pada peringkat pertama diperoleh oleh Anak Agung Ngurah Raka Sukadana yang kini menjabat Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Badung dengan memperoleh nilai 76.19. Di urutan kedua, adalah Putu Ngurah Thomas Yuniarta yang kini menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung dengan memperoleh nilai 72.63. Di urutan ketiga adalah lda Bagus Ananta Wijaya yang kini menjabat Sekretaris Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung dengan memproleh nilai 71.62.  
wartawan
I Made Darna
Category

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.