Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pantai di Badung “Diserbu” Sampah, DLHK Minta Alat “Beach Cleaner”

BERSIHKAN SAMPAH - Tim URC DLHK Badung saat membersihkan sampah yang menumpuk di Pantai Kuta dan Legian

 BALI TRIBUNE - Sejumlah ruas pantai di Kabupaten Badung mulai diserbu sampah. Sampah kiriman yang didominasi sampah plastik dan ranting kayu ini terbanyak menumpuk di Pantai Pererenan, Pantai Jimbaran, Pantai Kuta dan Legian. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung mengaku telah menurunkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menangani sampah-sampah tersebut. Pihak DLHK sendiri mengaku kewalahan lantaran banyaknya sampah yang menepi di bibir-bibir pantai tersLegia. Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan, mengaku sudah mengerahkan Tim URC DLHK Badung untuk menyingkirkan sampah plastik dan ranting-batang kayu tersebut. Tim kata dia mulai aktion “perang sampah” kiriman sejak Senin Senin (10/12). “Tim URC sudah kami kerahkan untuk membersihkan puluhan ton sampah yang didominasi ranting pohon dan plastik di sejumlah bibir pantai di Badung,” ungkapnya, Senin (10/12).Serbuan sampah ini hampir merata di sepanjang bibir pantai. Seperti Pantai Pererenan, Pantai Jimbaran, Pantai Kuta dan Legian. “Pasukan hijau (Tim URC, red) sudah bekerja mulai pukul 06:00 Wita mengangkut pasir yang terhempas gelombang hingga ke jalan dua hari terakhir ini,” kata Eka Merthawan. Karena banyaknya sampah, hingga siang kemarin, pihaknya mengaku belum bisa mengembalikan kebersihan pantai seperti sedia kala. Pasukan hijau masih terus dikerahkan hingga beberapa hari kedepan. Selain menggunakan alat manual dengan tenaga manusia, DLHK juga menerjunkan sejumlah alat beratnya.“Gundukan sampah merata dari Pantai Pererenan, sampai Jimbaran, namun yang terparah di Legian dan Kuta,” tegasnya. UntukUntuk penanganan sampah pantai ini, mantan Camat Kuta Selatan ini mengaku mengerahkan 500 personel kebersihan, dibantu komponen masyarakat. Sampah yang terkumpul langsung diangkut menggunakan truk sampah untuk dibawa ke TPA Suwung. “Sudah ada 50 ton sampah atau setara 25 truk sampah yang sudah terkumpul. Kemungkinan kondisi seperti ini akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan,” terang Eka Merthawan.  Untuk membantu tenaga manual 500 petugas kebersihan, pihaknya kedepan berharap segera memiliki alat berat berupa tractor atau beach cleaner. Dua alat tersebut, menurut Eka Merthawan harganya cukup mahal yakni seharga Rp 4,6 miliar. Saat ini kedua alat berat tersebut sedang proses pengadaan. “Sebelum berhembus angin muson barat dan sampah kiriman yang biasanya terjadi sampai bulan April mendatang. Kami berharap dua tractor sudah tersedia,” harapnya sembari menyebut bahwa bentangan pantai di Kuta itu mencapai sepanjang 10 kilometer, sehingga idealnya ada 15 unit alat beach cleaner. “Alat ini berfungsi untuk membersihkan sampah yang kecil-kecil di pantai, untuk sampah besar kansudah pakai loader,” pungkas Eka Merthawan.

wartawan
I Made Darna
Category

Telkomsel One, Solusi Terpadu Untuk Gaya Hidup Digital Masa Kini

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan melalui Telkomsel One, layanan konvergensi yang mengintegrasikan konektivitas unggulan jaringan internet rumah IndiHome dan layanan mobile Telkomsel dalam satu layanan terpadu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Perencanaan Tak Matang, Proyek Tol Bali Barat Jalan di Tempat, Hak Ekonomi Warga Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Keluhan masyarakat mengenai dampak belum matangnya perencanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi) di wilayah Bali Barat segera menemui titik terang. 

Ribuan bidang tanah warga yang selama hampir tiga tahun terkunci dalam Penetapan Lokasi (Penlok) berpotensi dibuka blokirnya pada bulan depan.

Baca Selengkapnya icon click

TNI AL Tangkap Anggota Komcad Penjual Senpi dan Amunisi

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari ancaman peredaran senjata api (senpi) ilegal, Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral)- V dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali berhasil meringkus sekaligus mengamankan ASR, pria kelahiran Bandar Lampung, 6 Mei 1992, yang mengaku anggota Komponen Cadangan (Komcad).saat hendak menjual senpi yang ditawarkan seharga Rp35 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tergelincir, Pendaki Gunung Abang Alami Patah Tulang

balitribune.co.id | Bangli - Seorang pendaki yakni Kadek Peter Tamboto (42) tergelincir saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Desa Suter, Kecamatan, Kintamani, Bangli pada Minggu (25/1) Pendaki yang tinggal di Jalan Raya Tuka, Desa Tuka, Dalung, Kuta Utara Badung tersebut harus di evakuasi tim SAR  gabungan karena alami patah tulang

Baca Selengkapnya icon click

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.