Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Panwaslu Fokus Pantau Money Politik di Masa Tenang

APEL - Pengawas TPS se-Kabupaten Tabanan yang berjumlah 1000 orang mengikuti apel siaga di Stadion Debes, Tabanan, Minggu ( 24/6).

BALI TRIBUNE - Jelang pencoblosan pemilihan gubernur tanggal 27 Juni 2018, jajaran Panwaslu Tabanan dari semua tingaktan mulai dari Panwaslu Kabupaten, Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan ( PPL ), pengawas TPS se-Kabupaten Tabanan yang berjumlah 1000 orang mengikuti apel siaga di Stadion Debes, Tabanan, Minggu ( 24/6). Apel siaga yang bertujuan untuk memantapkan pengawasan di masa tenang mulai hari ini Minggu ( 24 Juni ) hingga Selasa ( 26 Juni 2018), difokuskan pada pemantauan adanya money politik. Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada usai memimpin apel siaga di masa tenang jelang coblosan 27 Juni, menegaskan tujuan apel siaga adalah memberikan pemantapan kepada seluruh jajaran Pawaslu Tabanan dari semua tingkatan yang berjumlah sekitar 1000 orang. “Yang kami tekankan dalam apel siaga ini adalah fokus pemantauan money politik dan politisasi sara,” tegas Rumada. Berkaca dari pengalaman pemilu yang sudah berjalan indikasi politik uang terjadi pada massa tenang yang dimulai dari H – 3 sampai H-1. “Untuk itu fokus kita saat masa tenang ini adalah politik uang,” tegasnya. Selain politik uang, yang ditekankan kepada jajranya sampai di tingkat TPS adalah masalah politik sara dan pemantauan pada tahapan pungut hitung. “Putung hitung di TPS juga kita tekankan agar petugas kami  melakukan tugasnya dengan teliti cermat dan akurat,” tandasnya. Apabila nanti pada massa tenang ini ditemukan adanya politik uang pihaknya akan memproses  sesaui dengan peraturan yang berlaku. “Kami sudah bekali petugas panwaslu tatacara pengawasan, apabila ditemukan adanya money politik kami tegaskan dipores  sesuai prosedur yang  ada,” pungkasnya.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Temui Kajari,  Warga Segel Kantor Desa Sudaji

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat kecewa  tidak bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan,massa dari Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, bertindak anarkis. Kekecewaan  mereka memuncak dengan menyegel Kantor Desa Sudaji menggunakan kayu dan bambu serta spanduk.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi #bluBuatBaik Inovasi Layanan Digital Banking Menjadi Katalis Perubahan Perilaku Lingkungan

balitribune.co.id | Mangupura - BCA Digital secara resmi menginisiasi peluncuran kolaborasi #bluBuatBaik Waste Station Bali bersama Bluebird, Rekosistem, dan Monez di Pool Taksi Bluebird, Jimbaran, Rabu (17/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Sudaji Kecam Kajari Buleleng Edi Irsan

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah orang terlihat mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Selasa (16/12). Mereka bermaksud bertemu dengan Kepala Kejari Buleleng Edi Irsan Kurniawan untuk menanyakan tindak lanjut kasus laporan mereka terkait dugaan penyimpangan keuangan oleh Kepala Desa/ Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan I Made Ngurah Fajar Kurniawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.