Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Para Pendekar "Jurus Sebelas" Tabanan Dukung Gede Sugianyar Duduk di DPR RI

PERGURUAN - Caleg DPR RI Dapil Bali Gede Sugianyar saat di Perguruan Jurus Sebelas, di Buruan Tabanan.

BALI TRIBUNE - Komitmen untuk membangun Bali dari segala apisan, baik itu budaya, seni, Pariwisata hingga pertanian dan meningkatkan SDM tenaga kerja lokal Bali terus dikumandangkan oleh Gede Sugianyar SH, calon DPR RI Periode 2019-2024 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dapil Bali nomor urut 09 (sembilan). Seperti saat dirinya mengunjungi perayaan hari jadi yang ke-17 Keluarga Besar Paguyuban Gerak Nafas "Jurus Sebelas" di desa Buruan, Minggu (21/10) di Tabanan. Selain menjadi pembina di perguruan yang melatih gerak olah nafas ini, Gede Sugianyar juga diangkat sebagai bapak asuh Perguruan Jurus Sebelas se Bali.  "Pada intinya diacara yang berbahagia ini di hari jadi yang ke 17 Keluarga Besar Paguyuban Gerak Nafas Jurus Sebelas, sekaligus mendeklarasikan bapak Gedr Sugianyar yang merupakan sesepuh dan bapak asuh di perguruan untuk mendukung sepenuhnya menuju Senayan Jakarta, duduk di gedung DPR RI," Tegas Wayan Sudiasa selaku Ketua Umum Perguruan Jurus Sebelas se-Bali. Kehadirian Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang ini juga disambut gembira dan yel yel teriakan "Hidup Sugianyar" oleh ratusan pendekar Jurus Sebelas. Pada kesempatan ini, Gede Sugianyar menekankan bila Tuhan dan rakyat Bali menghendaki dirinya ada di Senayan, akan tetap komit berjuang untuk Bali. Termasuk juga soal perjuangan menjadikan seni Bela Diri Jurus Sebelas bisa diakui oleh Pemerintah. "Komitmen saya tidak muluk-muluk, untuk Bali dan kemajuan Bali. Termasuk memperjuangkan seni Bela Diri yang ada di Bali dan belum diakui pemerintah seperti halnya Bela Diri Jurus Sebelas menjadi bisa diakui oleh pemerintah dan kementrian olahraga," ungkap Sugianyar langsung disambut yel yel ratusan pendekar Jurus Sebelas. Dengan moto "Berjuang dan Berkarya Membangun Bali" tetap menjadi tagline calon DPR RI Periode 2019-2024 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dapil Bali nomor urut 9 tersebut jadi moto perjuangan untuk memenangkan Gede Sugianyar, SH. Dirinya juga menegaskan dirinya ingin mengabdi demi Bali; bukan mengejar materi. Pertanian menjadi salah satu hal pokok yang ingin diperjuangkannya demi "keutuhan" Bali. Pengusaha asal Klungkung kelahiran Gianyar, 25 Maret 1955 yang juga pelaku pariwisata,  berharap pertumbuhan objek wisata di Bali semakin merata. Turis masuk desa dinilainya menjadi hal yang bisa diwujudkan guna pemerataan kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata. "Desa wisata, pondok wisata, agro wisata. Ini sangat bagus demi pemerataan,"imbuhnya. Terpenting baginya perjuangan menuju ke Senayan bukan untuk mengejar materi atau finansial, melainkan benar-benar "ngayah" setelah 30 tahun merantau di luar Bali. Terkait komitmen berjuang ke Senayan, Sugianyar menegaskan kinilah saatnya berjuang demi Bali.  "Orang yang bisa berbuat adalah yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Sudah jenuh. Sudah penuh. Sudah tidak memikirkan apa-apa. Karena kini saya maju ke DPR RI, maka seluruh pemikiran siap saya curahkan," tegasnya. 

wartawan
I Made Ari Wirasdipta
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.