Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Parade Wayang Kulit Babad PKB ke 40, Duta Denpasar Angkat Kisah Brahmana Keling

Wayang Kulit - Pementasan Wayang Kulit Babad Pepadi Duta Kota Denpasar, Rabu (27/6) di Depan Gedung Kriya, Taman Budaya Art Center, Denpasar.

BALI TRIBUNE - Kesenian wayang kulit masih tetap lestari ditengah pesatnya kemajuan zaman di Kota Denpasar. Hal ini tampak saat Parade Wayang Kulit Babad pada gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 tahun 2018. Dimana, Duta Kota Denpasar turut menampilkan Wayang Kulit Babad dengan mengangkat kisah perjalanan Brahmana Keling di Bali yang merupakan cikal-bakal Dalem Sidhakarya. Kordinator Wayang Kulit Duta Kota Denpasar, I Made Gede Wira Bhuana Putra saat diwawancarai usai pementasan mengatakan bahwa adapun cerita yang diangkat tahun ini merupakan perjalanan Brahmana Keling di Bali sebagai cikal-bakal Dalem Sidhakarya. "Sesuai dengan kearifan lokal dan cerita rakyat Bali, bahwa di Denpasar terdapat sebuah desa yang menjadi saksi perjalanan Brahmana Keling, yakni Desa Sidhakarya," ungkapnya. Desa Sidhakarya inilah yang dulunya bernama Bandana Negara yang merupakan Pasraman Brahmana Keling. Disanalah Brahmana Keling menerima permintaan maaf dari Dalem Waturenggong karena telah mengusir saudaranya sendiri dari Pura Besakih ketika itu yang menyebabkan gagalnya pelaksanaan Karya Eka Dasa Ludra. Sekembalinya Brahmana Keling dengan mengucapkan japa mantra maka Upacara Eka Dasa Ludra dapat dilaksanakan kembali bersamaan dengan upacara Nangluk Mrana, karena sebelumnya Bali pernah mengalami kegeringan dan kekeringan. "Atas jasa Brahmana Keling yang telah menyukseskan upacara tersebut maka mulai saat itu pula Brahmana Keling bergelar Dalem Sidakarya dan pasramannya di Bandana Negara kini dikenal dengan Desa Sidhakarya," ungkapnya. Terkait dengan persiapan, Wira Bhuana mengaku telah melaksanakan persiapan sejak  enam bulan bersama Sanggar Suara Mekar Br. Antap Panjer selaku pendukung pementasan . Hal ini lantaran cerita yang dibawakan harus berdasarkan babad yang ada. "Kalau kesulitan tidak terlalu, karena rentang waktu latihan juga cukup panjang sehingga materi yang dibawakan dapat maksimal," paparnya. Sementara, Dalang Duta Kota Denpasar, I Wayan Ary Putra Negara mengaku bangga mampu mengabdikan ilmunya kepada Kota Denpasar sebagai seorang seniman wayang. "Saya merasa bangga dapat tampil sebagai duta Kota Denpasar di ajang PKB tahun ini, hal ini dikarenakan PKB merupakan ajang apresiasi seni tertinggi bagi seniman di Bali sehingga menjadi kebanggan tersendiri," pungkasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.