Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Partai Cendana Perjuangan

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Acara Mata Najwa yang ditayangkan salah satu stasiun TV Swasta kemarin menarik karena menampilkan Tommi Soeharto dan dengan dua pengikut dan dua lawannya. Menarik karena Tommi menyebut Prabowo masih dalam “radar” atau sebutlah trah Cendana. Artinya sudah terjadi rekonsiliasi hingga terbuka potensi Partai Berkarya (disebutnya Golkar asli) mendukungnya sebagai presiden 2019. Pertanyaan terbesar adalah apakah Partai Berkarya bisa eksis di pileg 2019 mendapat minimal 23 kursi DPR-RI? Menurut sekjen-nya Prio Budi Santoso, akan terjadi bedol desa di Golkar. Apa benar ? Karena sebenarnya Golkar yang saat ini ada sudah berbeda jauh sekali. Ketika Akbar Tanjung mencoba mempertahankan kebesaran Golkar, Partai Golkar sudah terkoreksi dengan partai-partai baru semisal PAN untuk yang beragama Islam. Yang NU ke PKB atau PPP. Yang nasionalis balik kandang ke PDI-P. Pecahan baru sendiri muncul seperti Demokrat, Gerindra, Hanura menyusul Nasdem. Jadi bangkitnya Partai Berkarya setelah 20 tahun terlambat sekali.  Dengan konstelasi kepartaian saat ini partai mana yang tergerus oleh Partai Berkarya? Golkarnya Airlangga Hartarto, Nasdem, Demokrat atau Hanura ? Sementara itu Trah Cendana sendiri karena terlalu lama tidur, muncul Trah Teuku Umar dan Trah Cikeas. Teoritis memang sulit sekali membangkitkan kembali Trah Cendana, kendati masih memungkinkan. Pengalaman di Spanyol – Diktator Jenderal Franco ketika mundur dan menyerahkan kekuasaan kembali kepada Raja, kekuatan politiknya setelah pemilu yang saatnya berdekatan pemilihnya di Parlemen tinggal 7 %. Saat ini ketika sang “anak Raja”- Tommi Suharto mencoba bangkit dengan jargon “penak jaman-ku yo”, sulit akan  berhasil. Mereka harus all out sesuatu yang tak terbayangkan mengingat dulu mereka tahu beres saja. Zaman sudah berubah generasi milineal yang terbuka dan berani melawan tekanan sudah timbul. Lalu apa yang ditawarkan oleh Partai Berkarya ? Disamping itu – kecil kemungkinan Prabowo sendiri bersedia menyatakan dirinya sebagai Trah Cendana. Jadi Tommi Suharto sendiri harus berjuang keras. Memilah dan memilah pemikiran Soeharto yang masih relevan dan dapat dikembangkan. Ia jangan memilih para ABS di sekelilingnya. Cari pengikut keras Soeharto. Itupun kalau masih ada. Mengingat Megawati dulu berhasil dengan icon "Perjuangan" yang melekat pada nama PSI, maka apakah ia yakin membawa bendera Partai Berkarya sebagai Partai Cendana Perjuangan?   Kita saksikan saja.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Menarik Wisatawan Berkunjung ke Ubud, Pelaku Pariwisata Hadirkan Konsep Spa Tradisional Dipadukan dengan Teknologi

balitribune.co.id I Gianyar - Salah satu akomodasi wisata di Ubud Kabupaten Gianyar menghadirkan inovasi baru agar wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Pulau Dewata. Ditengah ketatnya persaingan global di sektor pariwisata, pelaku pariwisata di Bali dituntut semakin kreatif menghadirkan produk-produk wisata yang menarik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Tinjau Progres Mesin Pengolah Sampah di TOSS Center Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria meninjau Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center yang berlokasi di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Minggu (7/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres perakitan mesin pengolah sampah yang didatangkan dari Australia sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan sampah di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Turunkan 1.250 Seniman, Ikuti Seluruh Parade PKB 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung memastikan ambil bagian dalam seluruh agenda parade dan perlombaan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Sebanyak 1.250 seniman dan tim pendukung disiapkan untuk mewakili Badung dalam berbagai kategori yang digelar selama rangkaian PKB tahun ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vihara Empu Astapaka Jembrana, 50 Tahun Menjaga Toleransi dan Kerukunan

balitribune.co.id I Negara - Vihara Empu Astapaka pada Minggu (7/6/2026) telah berusia 50 tahun. Tempat ibadah yang ada di ujung barat pulau Bali ini dinilai telah menjadi pilar penting terjaganya kerukunan umat beragama di Jembrana. Keberadaannya menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bersaudari Eksistensikan Balinese Fire Dance

balitribune.co.id I Gianyar - Kreativitas anak muda Bali kembali melahirkan inovasi di bidang seni pertunjukan. Tiga bersaudari asal Gianyar berhasil mengembangkan Balinese Fire Dance, sebuah pertunjukan yang memadukan keindahan tari tradisional Bali dengan atraksi api tanpa meninggalkan pakem budaya yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.