Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Partai Hanura ‘Dihabisi’ dari DPRD Badung

Bali Tribune/Made Subawa

balitribune.co.id | Mangupura - Pemilu legislatif (Pileg) 2019  nampaknya menjadi petaka bagi Partai Hanura secara nasional, tak terkecuali di Kabupaten Badung. Di Gumi Keris Badung, partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) ini justru harus “angkat kaki” dari parlemen Badung.

Pasalnya, dalam Pileg kemarin, tak satu pun calon legislatif (Caleg) dari Partai Hanura bisa lolos ke Gedung Sempidi. Puluhan punggawa-punggawa Hanura dari ujung utara hingga ujung selatan Gumi Keris yang dipasang tarung memperebutkan kursi wakil rakyat Badung semua dipaksa gigit jari oleh partai penguasa PDI Perjuangan. Raihan suara Hanura pun tergolong minim.

Padahal, Partai Hanura pada periode 2014-2019 memiliki dua wakil di DPRD Badung yaitu I Made Sudarta dan I Made Subawa. Namun, sekarang tak satu pun wakil rakyat dari Hanura ini tersisa.

I Made Subawa selaku Ketua DPC Hanura Badung yang juga calon incumbent dari Dapil ‘neraka’ Abiansemal awalnya memang sempat digadang-dagang bisa lolos untuk mewakili Hanura di parlemen Badung. Namun, kenyataannya ia pun ikut menelan pil pahit dan tersingkir.

Sementara I Made Sudarta yang menjabat Ketua DPD Hanura Bali memilih tarung ke DPRD Bali. Dan itupun gagal melenggang ke parlemen Renon.

I Made Subawa yang dikonfirmasi, Minggu (12/5) tak membantah suara Hanura di Badung jeblok. Mantan Kadis Pariwisata Badung ini juga mengakui bahwa dari hasil hitung-hitungan suara partai yang dipimpinnya gagal meloloskan wakil rakyat ke DPRD Badung.

Sebagai “panglima’ Hanura di Badung, ia pun mengakui kekalahan ini. “Iya, kami menerima apapun keputusannya,” tegas Subawa singkat.

Seperti diketahui, DPRD Badung periode 2014-2019, partai Hanura mendudukkan dua wakil di DPRD Badung. Sebagai partai gurem, Hanura bergabung dengan Partai Gerindra membentukan satu fraksi yang dinamakan Fraksi Gerindra. Nama Gerindra dipakai sebagai nama fraksi lantaran jumlah anggota politisi Gerindra dominan, yakni empat anggota. Selama lima tahun duo wakil Hanura parlemen, lebih banyak sebagai partai oposisi bersama Gerindra.

wartawan
Made Darna
Category

Tergelincir, Pendaki Gunung Abang Alami Patah Tulang

balitribune.co.id | Bangli - Seorang pendaki yakni Kadek Peter Tamboto (42) tergelincir saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Desa Suter, Kecamatan, Kintamani, Bangli pada Minggu (25/1) Pendaki yang tinggal di Jalan Raya Tuka, Desa Tuka, Dalung, Kuta Utara Badung tersebut harus di evakuasi tim SAR  gabungan karena alami patah tulang

Baca Selengkapnya icon click

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.