Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Gotong Royong, Hadang Pedagang Nakal Jelang Hari Raya

Bali Tribune / Harga lebih murah, Pasar Gotong Royong Desa Adat Sukawati diserbu ibu-ibu rumah tangga.

balitribune.co.id | Gianyar - Menjelang hari raya Galuangan harga kebutuhan pokok, perlengkapan upacara dan komoditi lain kerap melonjak. Di Tengah Pandemi Covid19, para pedagang  Nakal kerap memainkan harga, kini tidak bisa berkutik lagi.  Karena pasar gotong royong kini intensif digelar oleh Pemerintah, Parpol hingga Desa Adat. Demikian halnya Pasar Gotong Royong yang digelar Desa Adat Sukawati  di Wantilan Jaba Pura Dalem Gede, Rabu (9/9) yang langsung diserbu Ibu-ibu rumah tangga.

Menjelang Hari Raya Galungan, pembeli yang sebagian besar dari kalangan ibu rumah tangga ini, berebut kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih serta produk lainnya. “Di Pasar ini harganya  lebih murah dari pasaran. Jadi kami bisa lebih hemat dan sisanya bisa untuk kebutuhan  lainnya, “ ungkap Ibu Wayan Budiasih.

Bendesa Adat Sukawati, I Nyoman Suantha mengatakan pasar murah ini digelar oleh Perusahaan Daerah Provinsi Bali. Sementara pihak desa adat membantu sosialisasi dan memfasilitasinya.  Pihaknya pun bersyukur dengan respon kramanya, karena sejak mulai dibuka pukul 08.00 wita, masyarakat sudah berdatangan.  “Dari segi harga lebih hemat seribuan dari harga pasaran. Biasanya ibu-ibu sudah memperhitungkan kemampuannya sebelum belanja," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Koordinator Lapangan Pasar Gotong Royong untuk Desa Adat, Ida Bagus Nyoman Devina Yesa mengatakan pasar ini memangkas biaya distribusi. Karena menjual produk dari petani langsung ke konsumen. Dengan sasaran Desa Adat se-Bali. Sebutnya, hingga saat ini baru digelar di 5 desa adat, diantaranya Desa Kemenuh, Desa Sukawati, Desa Adat Jro Kuta Pejeng, Desa Aan Klungkung.“ Harga produk yang dipasarkan ada yang memang lebih  murah dan ada yang menyesuaikan harga pasar," jelasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Sukses Raih 18 Prestasi, Tabanan Perkuat Ekosistem Budaya di Utsawa Dharma Gita Bali XXXIII

balitribune.co.id | Tabanan - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kabupaten Tabanan dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Capaian Duta Seni Kota Denpasar di PKB ke-48

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi capaian para Duta Seni Kota Denpasar yang telah tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus PO Emas Divine Gems Tembus Miliaran Rupiah, OJK Bali Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penipuan yang menyeret toko perhiasan Divine Gems and Jewellery di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, menjadi pengingat bagi masyarakat Bali untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan yang tidak masuk akal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Dorong Transformasi Sektor Pariwisata, Wujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session bertajuk "Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan" di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Soroti Potensi Galian C dan Piutang Rp 123 Miliar, DPRD Buleleng Minta Bapenda Realistis Kejar PAD

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menyoroti sikap pesimistis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng terkait capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD mendesak agar penyusunan target PAD dilakukan secara realistis, terukur, serta dibarengi dengan strategi eksekusi yang jelas di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.