Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Murah 'Lais Meseluk’, 1 Ton Gula Ludes dalam 3 Jam

Bali Tribune/ PASAR MURAH - Suasana Pasar Murah di Halaman Komplek Pertokoan Kertawijaya, Kelurahan Dauh Puri, Kecamatan Denpasar, Senin (10/2).
Balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar menggandeng Bulog dan TPID mengadakan kegiatan pasar murah selama bulan Februari. Kegiatan ini akan diadakan di empat kecamatan di Denpasar dan berakhir pada 27 Februari mendatang.
 
Kegiatan hari pertama ini dipusatkan di halaman Komplek Pertokoan Kertawijaya, Kelurahan Dauh Puri, Kecamatan Denpasar, Senin (10/2). Terlihat sejak dibuka pada pukul 08.00 pagi masyarakat telah memenuhi areal Komplek Pertokoan Kertawijaya untuk dapat membeli berbagai kebutuhan pokok. 
 
Pasar murah yang digelar Disperindag Kota Denpasar ini boleh dibilang sangat “Lais Meseluk” atau laris manis. Bayangkan hanya dalam tempo singkat beberapa jenis barang kebutuhan pokok seperti  minyak goreng, gas elpiji 3kg dan gula pasir dengan jumlah 1 ton habis terjual hanya dalam tempo tak kurang dari tiga jam.
 
Hal ini dikarenakan barang kebutuhan yang dijual jauh lebih murah daripada harga di pasaran. Minyak goreng bimoli 2 liter, misalnya, dijual Rp 27.000  sedangkan di pasaran Rp. 30.000, gula pasir kristal putih Rp 12.000/kg, padahal di pasaran Rp 15.000/kg, beras kita 10 kg premium hanya Rp 100.000, sedangkan di pasaran Rp. 120.000. Gas elpiji isi 3 kg hanya Rp 14.500 sedangkan di warung-warung  di kisaran Rp 20.000. 
 
Murahnya harga yang ditawarkan di pasar murah ini langsung diserbu para pembeli. Bahkan harga bumbu dapur juga lebih murah  selisih 15% dari harga di pasar pada umumnya.
 
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari yang ditemui disela-sela kegiatan pasar murah mengatakan, kegiatan pasar murah ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat membeli barang-barang pokok untuk kebutuhan hari suci Galungan dan Kuningan dengan harga yang terjangkau dan lebih murah.
 
Kegiatan pasar murah ini diharapkan agar masyarakat bisa menikmati hari raya dengan penuh syukur tanpa terbebani harga keperluan yang tinggi. “Kami sadari, kami tidak bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tetapi paling tidak dengan pasar murah ini dapat membantu masyarakat,” ungkapnya.
 
Salah seorang pembeli, Ni Made Sarmini, mengungkapkan kegembiraanya dengan adanya pasar murah ini. “Saya sangat terbantu dengan pasar murah ini,” katanya. 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.