Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Tuakilang Berjalan Kurang Optimal

Pasar
KOSONG - Pasar Tuakilang tampak kosong dan sepi dari aktifitas jual-beli.

BALI TRIBUNE - Di tengah gencarnya Pemerintah Kabupateb Tabanan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Justru Pasar Ikan Tuakilang yang ada di Banjar Tuakilang, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan tidak optimal. Meskipun pasar tersebut saat ini tidak untuk menjual ikan saja, tetap saja pedagang disana sepi pembeli.

Pasar Tuakilang dibangun sejak tahun 2012 dan diresmikan langsung oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti. Awalnya memang diperuntungkan pasar itu untuk menjual ikan. Hanya saja karena sepi pembeli penjual yang tidak menjual ikan pun diperbolehkan untuk berjualan. 

Pantuan di lapangan setiap harinya Pasar Tuakilang yang bersebelahan dengan Terminal Tuakilang itu memang sepi pembeli. Memang ada beberapa pedagang yang mejajakan dagangan mereka namum pembeli hanya bisa dihitung dengan jari. Bahkan karena sepi pembeli pedagang pun enggan untuk berjualan. 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan, I Wayan Subagia mengatakan, di Pasar Tuakilang tersebut saat ini sudah tidak untuk menjual ikan saja, tetapi sudah menjadi pasar umum. "Sekarang tidak hanya ikan saja dijual, sudah menjadi pasar umum," ujarnya. 

Kondisi pasar yang cenderung sepi, Subagia mengatakan sudah sering melakukan rapat kordinasi dengan penjual. Dan ia berharap pedagang yang berjualan disana tepat komit. "Tidak sepi sekali, pada sore hari menjelang malam rame kok, pagi hari juga ada, ya kecuali siangan agak sepi," imbuhnya. 

Ditambahkan, untuk membuat ramai Pasar Tuakilang, pihaknya merencanakan pedagang ikan di Pasar Pesiapan untuk direlokasi. Tetapi pedagang di Pasar Pesiapan mayoritas tidak mau pindah, karena sudah mempunyai pelanggan tetap. "Intinya kami tetap lakukan kordinasi agar Pasar di Tuakilang berjalan optimal," tegasnya. 

Terkait dengan biaya sewa, Subagia mengatakan ada dua kategori, yakni sewa harian dan sewa bulanan. Untuk sewa los perhari dikenakan Rp 3.000, sewa kios dikenakan Rp 4.000. Sewa kios ikan hidup, Rp 36.000 per bulan, sewa kios non konsumsi Rp 60.800 per bulan, dan sewa los Rp 16.800 per bulan. Sementara jumlah kios yang ada di Pasar Tuakilang yakni 8 kios produksi non konsumsi, 12 los dan 5 kios. "Untuk pembayaran kiosnya tersebut di kordinir oleh Dinas Perindag, dan kami hanya membina penjualnya tersebut," tandas Subagia. 

Untuk diketahui Pasar Tuakilang sebelumnya sudah sempat mendaparkan renovasi menggunkaan DAK pusat sebesar Rp 150 juta. 

wartawan
I Komang Arta Jingga
Category

Tingkatkan Kewaspadaan di Jalur Wisata, Astra Motor Bali Ajarkan 'Cari_Aman' ke Siswa SDN 2 Kalibukbuk

balitribune.co.id | Singaraja – Astra Motor Bali terus menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara sejak usia dini melalui kegiatan edukasi safety riding di SDN 2 Kalibukbuk, Singaraja pada Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 75 siswa yang mendapatkan pemahaman dasar terkait keselamatan di jalan.

Baca Selengkapnya icon click

PKB–PLKB Tetap Layani Arus Balik di Posko Padangbai, Layanan KB Gratis Jadi Perhatian Pemudik

balitribune.co.id | Amlapura – Pelaksanaan Posko Mudik Bangga Kencana di Pelabuhan Padangbai terus berlanjut memasuki arus balik Lebaran. Meski berada di tengah masa cuti bersama, para PKB (Penyuluh KB) dan PLKB (Petugas Lapangan KB) tetap menunjukkan pengabdian dengan melayani masyarakat yang datang dan pergi melalui salah satu titik perlintasan tersibuk di Bali ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Australia Dominasi Kunjungan Wisman ke Bali, India Posisi Kedua

balitribune.co.id I Badung - Wisatawan mancanegara (wisman) yang ke Bali pada tahun 2025 didominasi wisatawan dari Australia yakni sebanyak 1,6 juta kunjungan. Disusul wisman India pada posisi terbanyak kedua berkunjung ke Bali yang tercatat  570 ribu lebih. Di posisi ketiga yakni Tiongkok sebanyak lebih 520 ribu kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ratusan Kaling dan Kadus se-Denpasar dikumpulkan, Ada Apa?

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengumpulkan seluruh Kepala Lingkungan (Kaling), Kepala Dusun (Kadus), dan Kelian Adat se-Kota Denpasar di Graha Sewakadharma, Lumintang, Kamis (26/3/2026). Koordinasi ini bertujuan memperkuat persiapan penanganan sampah berbasis sumber menjelang penutupan TPA Suwung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.