Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Abrasi Pantai Lovina, TNI Bangun Tanggul

Bali Tribune / ABRASI - Pasca Abrasi Pantai Lovina, TNI Bangun Tanggul
balitribune.co.id | SingarajaPasca abrasi di Pantai Lovina, sejumlah prajurit TNI AD dari jajaran Koramil 1609-01/Buleleng membangun tanggul untuk mencegah melebarnya abrasi akibat hantaman ombak.
 
Kegiatan personil TNI AD itu dipusatkan di Banjar Dinas/Desa Kalibukbuk, Buleleng merupakan giat karya bakti dibawah komando Danrami 1609-01/Buleleng, Kapten Inf Wayan Nada.
 
Tanggul pengaman yang dibangun oleh masyarakat dibantu anggota TNI dengan panjang 10 meter dan tinggi sekitar 3 meter. Hadir dalam pengerjaan tanggul itu, Perbekel Desa Kalibukbuk, Ketut Suka, Kelian Desa Adat Kalibukbuk, Jro Mangku Gede Subrata dan masyarakat sekitar.
 
Danramil 1609-01/Buleleng, Kapten Inf Wayan Nada mengatakan, kegiatan yang dilakukan bagian dari aksi humanis TNI AD  dalam rangka membantu warga yang terimbas ombak besar dan berakibat abrasi. Bahkan kata Kapten Nada seijin Dandim 1609/Buleleng,Letkol Inf Muhammad Wendra Listrianto,bangunan tanggul dimaksimalkan untuk mencegah kerugian yang lebih besar akibat abrasi.
 
"Kami dari TNI AD senantiasa berkomitmen dan berupaya untuk dapat membantu kesulitan masyarakat dalam situasi dan kondisi bagaimanapun. Sekarang kami membantu masyarakat membuat tanggul untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gelombang besar," ujar Kapten Inf Nada.
 
Terlebih kondisi cuaca belakangan tidak menentu, masyarakat juga diimbau agar selalu waspada untuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana terutama warga yang tinggal di pesisir.
 
"Kami minta warga masyarakat yang tinggal di pesisir tetap waspada dalam beberapa hari kedepan terutama saat cuaca sedang tidak menentu,"ucapnya.
 
Sebelumnya, kawasan pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng, mengalami abrasi akibat dihantam gombang besar beberapa hari belakangan ini. Kondisi itu mengakibatkan dua rumah yang berada persis di pesisir pantai mengalami kerusakan. Rumah itu milik Gusti Ayu Putu Susiantini (33) dan Putu Tirta (60) warga di Banjar Dinas Kalibukbuk. Saat peristiwa itu terjadi, beruntung tidak ada korban jiwa. Pemerintah Desa Kalibukbuk, berencana merelokasi para korban yang rumahnya rusak akibat dihantam ombak. Terlebih lahan yang ditempati merupakan  lahan milik desa adat setempat.
wartawan
CHA
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.