Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Ditemukan Kasus Positif Rabies, Desa Tembuku Imbau Adat Bikin Pararem Penanganan Rabies

Bali Tribune/ I Nengah Mudiarsa
balitribune.co.id | Bangli - Beberapa kasus positif ditemukan di wilayah Desa/Kecamatan Tembuku, Bangli beberapa bulan terakhir. Sebagai langkah antisipasi, pihak desa mengimbau adat membuat pararem untuk menangani kasus rabies. Sementara di wilayah Tembuku terdiri dari 7 desa pakraman dan 9 banjar dinas.
 
Perbekel Tembuku I Ketut Mudiarsa saat dikonfirmasi membenarkan jika di wilayah ditemukan kassus positif rabies. Pasca temuan tersebut pihaknya bersama kelian/tokoh masyarakat melaksanakan rapat untuk menanganan rabies. Pihaknya mengakui jika menyampaikan imbauan agar masing-masing banjar membuat pararem, salah satu pointnya mencatumkan pemilik anjing harus bertanggung jawab penuh, bila anjing perilahaan sampai menggigit orang lain. “Pemilik anjing ini yang harus bertanggung jawab. Ini dilakukan agar pemilik anjing menjaga peliharaanya dan memastikan anjing tidak terjangkit penyakit,” ungkapnya Rabu (24/4).
 
Lanjutnya, Ketut Mudiarsa mengatakan untuk sementara ini wilayah yang dinaungi belum ada yang memiliki pararem kaitanya dengan penangan rabies. Namun di beberapa banjar sudah melakukan parumanan untuk penyusunan pararem tersebut. “Sudah ada yang merancang hanya saja belum tuntas. Kemudian bagi banjar yang membutuhkan bantuan dalam penyusunan pararem desa siap mendamping. Terlebih ini untuk kepentingan masyarakat luas dan ini merupakan hal positif,” tandasnya.
 
Dikatakan beberapa kasus positif rabies ditemukan di Banjar Kedui, Tembuku Kelod, Tembuku Kaja. “Ada lima kasus positif rabies yang ditemukan di wilayah kami. Belum lama ini kami bersama dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, melakukan vaksinasi serentak dan puluhan anjing yang terindikasi terjangkit rabies langsung dieliminasi,” jelasnya.
 
Diakui, pihaknya mendapat informasi jika masih ada masyarakat yang masih menyembunyikan anjingnya yang notabene akan di vaksin oleh petugas. “Sempat kami mendapatkan informasi tersebut, namun dalam vaksnasi serentak kemarin tidak ada seperti itu. Masyarakat menyerahkan sendiri anjingnya. Jika ada yang menolak akan kami minta untuk membuat surat pernyataan, bahwa yang bersangkutan siap bertanggungjawab jika terjadi sesuatu hal,” imbuhnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.