Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca-Gempa Dahsyat Guncang Turki, Nasib 42 PMI Gianyar Belum Diketahui

Bali Tribune / Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra

balitribune.co.id | Gianyar - Gempa dahsyat yang mengguncang Turki dipastikan merenggut nyawa ribuan orang dan belasan ribu masih dinyatakan hilang. Tidak hanya warga Turki, hampir semua warga negara seluruh dunia termasuk warga Indonesia juga dipastikan ada di Turki saat bencana ini terjadi. Termasuk 42 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gianyar, hingga kini belum diketahui nasibnya.

Kadisnaker Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menyampai, pihaknya sedang terus berupaya untuk mendapat informasi terkait kondisi PMI asal Gianyar yang berada di Turki.

"Sebagian besar PMI asal Gianyar bekerja sebagai spa and therapist. Hal ini membuat kami berharap warga kita di Turki mendapat perlindungan, atau selamat dari musibah ini," harapnya, Rabu (7/2).

Disebutkan, PMI asal Gianyar yang bekerja di Turki sebanyak 42 orang. Surya Adnyani menyebut, sampai saat ini Disnaker Gianyar terus memantau perkembangan terakhir situasi di Turki. Pemantauan ini berkoordinasi dengan BP2MI Pusat, agar mendapat informasi terkait PMI asal Indonesia khususnya Gianyar.

"Kami terus memantau perkembangan terakhir terkait PMI kita (Gianyar) yang bekerja di sana," terang Surya Adnyani.

Surya Adnyani juga menyebutkan dirinya mendapatkan informasi melalui media sosial, dan langsung berpikir soal PMI asal Gianyar. "Kami berdoa, semoga PMI asal Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat, baik-baik saja," harapnya.

Disamping itu, kepada keluarga di Gianyar agar tidak khawatir, mengingat PMI asal Gianyar juga mendapat perhatian serius dari pemerintah.

"Kepada keluarganya juga agar ikut mendoakan agar PMI yang di Turki dalam keadaan selamat, dan lebih intens berkomunikasi terkait keadaan terakhir di Turki," harapnya lagi.

Dari data Disnaker, jumlah PMI asal Gianyar sebanyak 1.092 orang dengan rincian pria 594 dan perempuan 495 orang. Sedangkan desa penyumbang PMI terbanyak adalah Desa Kemenuh 47 PMI, Desa Pering 45 PMI, Keramas 44 PMI dan Desa Mas 34 PMI. Rata-rata perdesa terdapat PMI sebanyak 20 orang dari 64 desa di Gianyar kecuali Desa Bresela masih nol PMI.

Tujuan PMI asal Gianyar sebagian besar ke Turki, tujuan kedua adalah Italia, diikuti Malvides, Jepang, Qatar dan Kuwait. Sedangkan tujuan lainnya ada ke Amerika, Eropa dan sebagian kecil ke Afrika. 

wartawan
ATA
Category

Tok! Polresta Denpasar Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, Izin yang Sudah Terbit Akan Dicabut

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Denpasar dipastikan tidak akan disuguhi pesta kembang api pada pergantian malam pergantian Tahun Baru 2026. Seiring pihak kepolisian Polresta Denpasar menegaskan tidak akan memberikan izin yang dikeluarkan untuk penggunaan kembang api. Kepastian ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menyusul terbitnya instruksi dari Kapolri Jenderal Pol.

Baca Selengkapnya icon click

Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Gubernur Koster Matur Piuning di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemprov Bali, Rabu (24/12/2025) pagi melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus prosesi Matur Piuning di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sebagai penanda diresmikannya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.