Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Gempa, Dewan Minta Dilakukan Mitigasi dan Trauma Healing

RAKER - Rapat Kerja Komisi IV DPPRD Karangasem dengan Dinas Sosial dan BPBD Karangasem Rapat Kerja Komisi IV DPPRD Karangasem.

BALI TRIBUNE - Untuk mengetahui secara pasti penanganan kerusakan pasca gempa bumi Lombok 7.0 yang mengakibatkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah di Karangasem, serta langkah mitigasi bencana yang bisa mengancam kapan saja, Komisi IV DPRD Karangasem, Senin (27/8), memanggil Kadis Sosial dan Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, serta Kadis Pendidikan Karangasem. Namun Kadis Pendidikan tidak hadir dalam rapat penting bagi keselamatan masyarakat Karangasem itu. Dipimpin Ketua Komisi IV, Nyoman Musna Antara, berbagai pertanyaan dilontarkan dewan terkait kerusakan dan langkah yang sudah diambil pemerintah pasca terjadinya bencana gempa yang masih menyisakan trauma bagi maryarakat Karangasem khususnya anak-anak tersebut. Dalam penjelasannya di hadapan anggota dewan, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, menyebutkan pihaknya telah membentuk tim dan saat terjadi gempa bumi beberapa waktu lalu tim bentukannya itu telah bergerak melakukan monitoringdan pendataan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa 7.0 SR tersebut termasuk korban luka dan meninggal dunia. “Ada 6 warga yang mengalami luka-luka dalam bencana gempa bumi 7.0 SR di Lombok itu, dan ini sudha kami ajukan untuk mendapatkan santunan ke Gubernur Bali,” ungkapnya.  Pasca bencana itu, pihaknya juga sudah melaksanakan beberap program diantaranya membentuk sekolah aman bencana yang tujuannya untuk mengedukasi anak-anak utamanya SD agar siaga bencana. Dalam peta jalur gempa yang dimiliki pihaknya, memang ada beberapa sekolah yang berada dalam jalur gempa dan pihaknya saat ini tengah merencanakan untuk melakukan simulasi penanggulangan bencana gempa di sekolah bersangkutan. “Kami juga sudah membentuk relawan bencana dibawah koordinator BPBD. Ada program desa tangguh bencana dan ini sangat efektif utamanya di desa yang rawan bencana. Dimana mereka akan langsung turun begitu terjadi bencana. Ini juga cukup efektif untuk membantu penanggulangan dan penanganan bencana,” sebutnya.  Saat ini pihaknya memang mengakui masih kekurangan anggaran untuk pengadaan logistik seperti pengadaan tenda keluarga, pembelian terpal serta lainnya. Sedangkan total anggaran yang ada di BPBD sebesar  Rp. 3.2 Miliar, dan anggaran itu termasuk untuk membayar honor tenaga kontrak yang jumlahnya cukup banyak. Anggota Komisi IV dari Fraksi PDIP, I Komang Sudanta mengaku sangat menyayangkan tidak hadirnya Kadis Pendidikan Karangasem d alam rapat yang sangat penting tersebut. “Kami menyayangkan Kadis Pendidikan tidak hadir dalam rapat ini, padahal rapat ini sangat penting karena membahas masalah mitigasi,” sebutnya.  Yang terpenting saat ini menurutnya adalah melakukan inventarisasi persoalan yang menyangkut mitigasi bencana, termasuk infrastruktur. Selain itu dampak psykologis juga cukup serius terjadi pasca gempa Lombok. “Resiko masih mengancam masyarakat, dimana ada rumah yang sudah mau roboh tetapi masih ditempati karen tidak ada tempat bagi warga bersangkutan. Termasuk sekolah perlu dilihat kelayakan gedung sekolah itu sendiri, apakah masih layak atau tidak untuk ditempati,” lontarnya.  Terkait desa tangguh bencana yang merupakan program dari BPBD, pihaknya mengaku sangat menyabut baik. Bahkan pihaknya mengusulkan agar di tahun 2019 mendatang semua desa di Karangasem bisa menjadi desa tangguh bencana. “Bagaimana masyarakat itu utamanya para pemuda dilatih untuk menjadi relawan tangguh yang siap menghadapi dan melakukan penanggulangan terhadap bencana yang terjadi,” usulnya. Yang terpenting yang harus dilakukan pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial adalah Trauma Healing. Sebab menurutnya saat ini masyarakat mengalami beban psykologis berat akibat bencana, bahkan ada yang tidak berani masuk kamar mandi. Pihaknya meminta Dinas Sosial untuk  bekerjasama dengan UNUD dalam hal bantuan konseling. “Mohon agar ini ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial. Termasuk membangun Shelter di setiap kecamatan, agar ada rujukan pasti kemana masyarakat berkumpul dan ditampung. Tentunya Shelter itu harus lengkap dengan layanan medis dan kelengkapan MCK yang memadai dan lengkap dengan dapur umum,” tuturnya.  Menjawab pertanyaan dean itu, Kalak BPBD menyebutkan, dalam peta bencana yang dimilikinya memang ada patahan atau Sesar di Pantai Candidasa dan Seraya, dan pergerakan patahan itu harus terus diamati. Namun demikian guncangan gempa di Lombok yang terjadi hingga ribuan kali itu tidak berpengaruh pada aktifitas Gunung Agung. Sementara untuk pembangunan Shelter tahun ini akan dibangun di Kecamatan Rendang dengan daya tampung sebanyak 200 KK dengan memanfaatkan tanah milik Pemprov Bali. Sedangkan total kerugian kerusakan akibat gempa beberapa waktu lalu itu mencapai Rp 62 miliar, dimana Rp 20 Miliar diantaranya kerusakan berat.

wartawan
redaksi
Category

KUR BRI Jadi Penopang Modal Petani Bunga Pacah

balitribune.co.id | Mangupura - Akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha pertanian. Bagi Made Tarji, petani bunga pacah di Banjar Panglan Kelod, Desa Kapal, Kabupaten Badung, kredit usaha rakyat (KUR) BRI menjadi penopang modal untuk membiayai kebutuhan produksi, mulai dari pengolahan lahan, pembelian bibit, pupuk, hingga perawatan tanaman.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pengelolaan Sampah di Bali, BRI Serahkan 1 Unit Dump Truck kepada Kodam IX/Udayana

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penyerahan bantuan 1 (satu) unit dump truck pengangkut sampah kepada Kodam IX/Udayana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Utamakan Keselamatan, Astra Motor Bali Edukasi Cara Aman Berhenti di Pinggir Jalan

balitribune.co.id | Denpasar - Keselamatan berkendara tidak hanya krusial saat sepeda motor melaju di jalan raya, tetapi juga saat pengendara memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan. Banyak kecelakaan yang terjadi akibat pengendara mengabaikan prosedur berhenti yang aman, sehingga menempatkan diri pada risiko tertabrak kendaraan lain atau berada di titik buta (blind spot).

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Siapkan Rangkaian Peringatan HUT ke-81 RI, Libatkan Seluruh Komponen Masyarakat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan telah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" dan berlangsung mulai akhir Juli hingga puncak peringatan pada 17 Agustus 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Percepat Infrastruktur, Pemkab Tabanan Catatkan Realisasi Proyek Melampaui Target

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menggenjot perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayahnya. Dari laporan evaluasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan hinga akhir Juli 2026, dari delapan paket pengerjaan fisik strategis berjalan lebih cepat dari jadwal dan berhasil melampaui target perencanaan (deviasi positif).

Baca Selengkapnya icon click

Curi Sepeda Motor di 3 TKP, Dua Remaja Asal Kodi Diringkus Polisi

balitribune.co.id I Denpasar - Dua remaja asal Kodi, Sumba Barat Daya (SBD) masing-masing berinisial KM (19) dan FBO (21) diringkus anggota Polsek Denpasar Timur (Dentim) karena melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di tiga TKP berbeda di wilayah Denpasar. Penangkapan keduanya berawal dari laporan seorang korban, Juniarto (24) dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/37/VII/2026/SPKT/Polsek Dentim/Polresta Denpasar/Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.