Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Gempa, Kontruksi Gedung Bertingkat Dicek Ulang

Cek Ulang - Pengecekan ulang konstruksi gedung oleh Tim Ahli Bangunan Gedung DPUPR Kota Denpasar di beberapa obyek vital di Kota Denpasar, Senin (6/8).

BALI TRIBUNE - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 SR yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) minggu kemarin berdampak di beberapa bagian wilayah Bali tak terkecuali Denpasar. Pasca Gempa tersebut Pemerintah Kota Denpasar melakukan pengecekan ulang pada setiap kontruksi gedung utamanya yang bertingkat pada obyek vital di Denpasar. Plt Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi kontruksi obyek vital yang ada di Kota Denpasar sekaligus memantau secara langsung kondisi terkini masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan berita-berita hoax terkait gempa. “Ini penting dilakukan untuk memastikan kondisi terkini masyarakat dan memastikan kondisi obyek vital kita seperti sekolah, rumah sakit, pasar dan gedung-gedung perkantoran, selain itu masyarakat juga perlu dihimbau agar tetap memantau informasi resmi BMKG dan tidak terpancing berita hoax,” unngkap Jimmy Sidarta. Pengecekan tersebut dimulai dari SDN 13 Sesetan pagi hari tadi dan secara bertahap  dilanjutkan ke lokasi lainnya. Pelaksanaan kegiatan ini untuk memastikan bahwa kontruksi bangunan di obyek vital khususnya yang bertingkat tetap aman difungsikan. “Kekhawatiran kami lebih kepada bangunan yang bertingkat, yang lebih riskan jika terkena goncangan gempa,” terangnya. “Bersyukur tidak ada kerusakan yang fatal, sehingga masyarakat hanya perlu waspada jika terjadi goncangan gempa kembali, serta untuk memastikan keamanan gedung saat digunakan kembali” tambahnya. Pengecekan pasca gempa juga turut dilaksanakan di 5 sekolah  yang mengalami kerusakan seperti SDN 11 Padang Sambian, SDN 11 Pemecutan, SDN 13 Sesetan, SDN 5 Kesiman, dan SDN 4 Tonja, semuanya hanya mengalami kerusakan ringan seperti plafon di ruang belajar. “Sekolah-sekolah tersebut hanya mengalami kerusakan ringan, jadi kerusakan ringan tersebut akan ditindaklanjuti segera demi kenyamanan proses belajar dan mengajar dapat kembali seperti sediakala,” ungkapnya.  Sementara, Kalak BPBD Kota Denpasa, IB Joni Ariwibawa mengatakan bahwa terkait dengan jumlah kerusakan sampai saat ini pihaknya sedang melaksanakan inventarisasi. Selain itu, untuk kerugian materi maupun non materi terkait dampak gempa bumi ini sedang dilaksanakan pengumpulan data dan informai di setiap kecamatan. Untuk diketahui bahwa Tim Ahli Bangunan Gedung DPUPR Kota Denpasar bersama Tim BPBD akan melanjutkan pengecekan banguann khususnya yang bertingkat di beberapa obyek vital dan pelayanan masyarakat lainya. Untuk informasi terbaru tentang bencana gempa ini Pemkot Denpasar turut menyediakan layanan berbasis teknologi yang dapat diakses di safecity.denpasarkota.go.id. guna memberikan kemudahan informasi bagi masyarakat kota.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.