Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Kebakaran, Aktivitas Pasar Bona Padat di Lokasi Sementara

PADAT - Pasar darurat, aktivitas belanja warga Desa Bona tetap padat.

BALI TRIBUNE - Pasca kebakaran hebat yang meludeskan Pasar Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar, aktivitas pasar untuk sementara dipindah ke areal jaba Pura Desa dan halaman sekolah PAUD, mulai Rabu (19/12) pagi. Meski darurat suasana pasar tetap padat. Pedagang berharap ada bantuan tenda sementara  untuk  antisipasi musim hujan.  Pemerintah yang  menjanjikan  akan membangun pasar, diharapkan terealisasi secepatnya. Pantauan, Pasar Desa Bona, Blahbatuh yang sebelumnya selalu padat aktivitas, kini tinggal puing-puing, pasca kebakaran yang meludeskan seluruh bangunan dan isinya, Selasa dinihari. Untuk waktu yang panjang, pasar kebanggaan masyarakat Desa Bona ini sebelumnya selalu ramai, untuk sementara dipastikan tidak bisa dimanfaatkan hingga menunggu pembangunan ulang. Garis pembatas kepolisian pun masih terpasang, karena pihak kepolisian akan mendatangkan Tim Labfor Polda Bali untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. "Tidak ada yang berani masuk areal pasar ini. Takutnya menggangu penyelidikan dari bapak-bapak kepolisian," terang Ketut Muliasa salah seorang prajuru Pakraman Bona yang ditemui di lokasi. Untuk sementara, terang Muliasa, mulai Rabu pagi tadi, aktivitas pasar dipindah ke areal Jaba Pura Desa dan sekolah-sekolah yang lokasinya tak jauh dari pasar naas tersebut. Meski masih dirundung kesedihan, syukurnya para pedagang tetap bersemangat untuk berjualan meski  kenyamanan tempat belum terpenuhi. "Kami masih bicarakan mengenai rancana pembangunan semi permanen untuk kenyamanan tempat relokasinya. Sebab, memasuki musim hujan ini, tentunya akan mengganggu aktivitas pasar," terangnya. Syukurnya, tradisi warga desa setempat untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari, tetap di pasar desa masih terjaga.  Sehingga aktivitas  perekonomian di desa, khususnya di pasar desa tetap berjalan. Terlebih lagi, pasar ini juga jadi pasar alternatif bagi warga desa tetangga seperti Desa Belega dan Selat. "Sejak dibangun, pasar kami memang tambah lengkap sehingga selallu ramai. Warga kami lebih memilih ke pasar desa daripada ke pasar Gianyar. Terlebih semua kebutuhan warga tersedia di pasar kami," tambah Muliasa. Sementara itu, Ibu Wayan Peni (55), salah seorang warga yang mantan  anggota pendamping  pelaksannaan program pengembangan kecamatan (PPK)  di tahun 2004, mengaku sangat terpukul.  Karena perjuangannya bersama masyarakat desa, seakan sia-sia lantaran musibah yang menelan kerugian material hingga  dua milyar rupiah lebih inii. "Melihat keberadaan pasar di desa kami sangat penting, pedagang dan warga pun antosias. Sehingga bantuan dari pemerintah yang saat itu hanya dua ratus lima puluh juta rupiah bisa kami manfaatkan maksimal dengan dampingan dana partisipasi yang ada," terangnya. Peni yang kini aktif mengajar di TK ini, hanya berharap pemerintah Kabupaten Gianyar yang  berjanji akan  membangun pasar desa ini kembali, dapat segera direalisasikan.  Sebab keberadaan pasar desa ini dinilai sangat vital sebagai mengerak perekononian di  desa setempat. Sejak pembangunan pasar desa di tahun 2004 lalu, perkembangan pasar dinilai sangat pesat. Dukungan masyarakat yang mengutamakan pasar desa dalam pemenuhan kebutuhan juga dijarpkan tetap terjaga. Selasa dinihari, dalam hitungan dua jam  seluruh toko dan los di pasar desa bona, blahbatuh,  ludes dilalap si jago merah. Akibatnya 68 pedagang pasrah tempat berjualan yang terdiri dari 56 los dan 24 toko. Musibah ini dipastikan sedikit mengganggu aktivitas perekonomian warga desa.Terlebih aktivitas  pasar desa ini sangat padat.  Selain warga Desa Bona, warga desa tentangga juga memilih pasar ini sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. 

wartawan
redaksi
Category

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.