balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di tempat hiburan malam (THM) menyusul insiden penembakan yang terjadi di kawasan Pantai Berawa, Canggu. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa sekaligus menjaga rasa aman wisatawan
Kepala Dinas Pariwisata Badung, AA Putri Mas Agung, Senin (20/7/2026), mengatakan pihaknya menyesalkan peristiwa tersebut dan mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus itu. Seluruh proses hukum, kata dia, diserahkan kepada pihak berwenang.
Sebagai tindak lanjut, Dispar Badung akan berkoordinasi dengan Polres Badung dan pengelola THM untuk mengevaluasi sistem pengamanan yang diterapkan di masing-masing tempat usaha.
Evaluasi tersebut meliputi peninjauan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan, pemeriksaan terhadap potensi masuknya senjata tajam maupun senjata api, serta penguatan sistem pengawasan terhadap setiap pengunjung.
"Ke depan kami akan berkoordinasi dengan Polres Badung dan pengelola tempat hiburan untuk mengevaluasi standar keamanan, termasuk kontrol terhadap senjata tajam maupun senjata api serta SOP pengamanan pengunjung," ujar Putri Mas Agung.
Menurutnya, keamanan merupakan faktor utama dalam mendukung aktivitas pariwisata. Karena itu, seluruh pelaku usaha pariwisata, khususnya pengelola tempat hiburan malam, diminta memperketat sistem pengamanan internal agar risiko gangguan keamanan dapat diminimalkan.
Dispar Badung berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pelaku usaha dapat diperkuat sehingga standar keamanan di seluruh destinasi wisata tetap terjaga dan insiden serupa tidak kembali terjadi.