Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paslon 2 Unggul 23 Ribu Suara

Bali Tribune/ PENYERAHAN - Berita acara dan SK penetapan perolehan suara Pilkada Bangli, Rabu (16/12).

Balitribune.co.id | Bangli - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli tingkat kabupaten, Rabu  (16/12).

 
Dalam rapat pleno terbuka yang dihadiri saksi dari masong-masing paslon didapatka hasil, yakni paslon momer urut 1 Made Subrata dan Ngakan Made Kutha Parwata (Bagus) mendaptkan  64.480 suara, sedangkan paslon urut 2, Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar (Sadia Bisa) mendapat 88.422 suara. Paslon 2 unggul 23.942 ribu suara.
 
Sementara jika mengacu per kecamatan, untuk paslon urut 1 memperoleh suara, di Kecamatan Susut, 8.595 suara, Kecamatan Bangli 12.586 suara, Kecamatan Tembuku 11.634 suara dan Kecamatan Kintamani 31.665 suara. Sedangkan paslon 2, perolehan suara di Kecamatan Susut 21.858 suara, Kecamatan Bangli 21.138 suara, Kecamatan Tembuku 14.882 suara dan Kintamani 30.544 suara. 
 
Selain itu dalam rekapitulasi perolehan suara tersebut, disebutkan untuk suara tidak sah, yang sebanyak 4525 suara dari empat kecamatan. Ketua KPU Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan mengatakan proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara disampaikan dari masing-masing kecamatan oleh PPK. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara paslon urut 2 mendapat suara tertinggi yakni 88.422 suara, disusul paslon 1 dengan perolehan 64.480 suara. "Perolehan suara telah ditetapkan dan diterima masing-masing palson," sebutnya seraya menambahkan setiap proses rekapitulasi dilakukan secara transparan.
 
Kata pria asal Banjar Tegal, Kelurahan Bebalng ini sebelum penetapan calon bupati dan wakil bupati Bangli, KPU Bangli memastikan tidak ada pengajuan sengketa ke Mahkamah Konstitusi. "Kami masih menunggu, ada tidaknya sengketa. Jika tidak ada maka kami menunggu catatan buku register dari Mahkamah Konstitusi. Kemudian 5 hari setelah dikeluarkan buku register tersebut maka dapat dilakukan penetapan calon bupati dan wakil bupati Bangli. 
 
Sementara disinggung partisipasi pemilih, Putu Pujawan mengatakan bahwa ada peningkatan partisipasi pemilih sebanyak 10 persen. Pada Pilkada 2015 lalu partisipasi pemilih 73 persen dan tahun ini 83,3 persen. Meski demikian, KPU belum mencapai target pemilih sebesar 85 persen. Pihaknya tentu akan melakukan riset untuk mengetahu pnyebabnya."Kami belum tahu penyebabnya, apakah masyarakat memang malas untuk datang, atau karena cuaca. Mengingat saat pencoblosan kondisi hujan deras,” tegasnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.