Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasokan dan Permintaan Menurun, Harga Hewan Kurban di Masa Pandemi Melonjak

Bali Tribune/ PEMERIKSAAN - Petugas lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan layak dipotong saat Idul Adha.
balitribune.co.id | Negara - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketersediaan maupun permintaan hewan kurban menjelang Idul Adha tahun 2020 ini justru mengalami penurunan sehingga memicu lonjakan harga. Untuk memastikan hewan kurban dijual dalam kondisi sehat, kini dilakukan pemeriksaan di sentra-sentra pedagang hewan kurban.
 
Penyebaran Covid-19 berdampak hampir di semua sektor, termasuk juga penjualan hewan kurban. Selain pasokan hewan kurban menurun, permintaan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha tahun 2020 merosot dibandingkan saat perayaan Idul Adha tahun-tahun sebelumnya. Para pedagang penyedia hewan kurban kini mengalami kesulitan mencari hewan kurban berupa sapid an kambing. Begitupula pembeli hewan kurban tidak seramai Idul Adha tahun lalu.
 
Kondisi minimnya ketersediaan hewan kurban ini dikeluhkan sejumlah pedagang penyedia hewan kurban di Jembrana. Menurut para pedagang penyedia hewan kurban, jika tahun-tahun sebelumnya Idul Adha menjadi moment yang dinanti peternak untuk menjual ternaknya, namun kini animo masyarakat untuk menjual ternaknya justru menurun. Padahal harga hewan kurban seperti sapi dan kambing justru mengalami lonjakan harga. Begitupula pembeli hewan kurban turun drastis. Dibandingkan tahun sebelumnya, permintaan turun hingga 60 persen.
 
Sepeti yang diungkapkan  I Made Artawan. Penjual hewan kurban di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara ini mengakui selain minimnya ketersediaan hewan kurban yang berpengaruh pada lonjakan harga, menjelang Idul Adha tahun ini penjualannya pun menurun. Dibandingkan tahun lalu, permintaan hewan kurban bisa mencapai lebih dari 400 ekor, namun tahun ini menurun drastic sampai 60 persen lebih.   Hingga Rabu (29/7), ia mengaku hanya baru mendapat permintaan dan mengirim hewan kurban 175 ekor. “Itu pun sudah termasuk pembeli yang pengirimannya sampai luar Jembrana seperti ke Denpasar,” ujarnya. 
 
Harga hewan kurban di tingkat peternak pun diakuinya mengalami lonjakan. “Beli di peternak tahun lalu kambing Rp 2 juta perekor, tahun ini sudah Rp 3 juta ke atas. Begitujuga harga sapi, jika tahun sebelumnya biasanya dikisaran Rp 12 juta, sekarang sudah mencapai Rp 14 juta keatas, tergantung ukuran tubuhnya,” paparnya.
 
Sementara untuk memastikan keamanan dan kesehatan hewan kurban yang akan dipotong saat Idul Fitri Jumat (31/7) besok, petugas medic veteriner sudah turun ke lokasi penjualan hewan kurban. Seluruh hewan kurban yang di jual baik kambing maupun sapi diperiksa kesehatannya. Satu persatu hewan kurban yang ada ditempat penjualan dan pemasok hewan kurban diperiksa kondisi fisik tubuh, mata, mulut dan hidung untuk mengantisipasi adanya penjualan hewan kurban yang tidak layak dipotong karena terpapar penyakit.
 
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Wayan Widarsa dikonfirmasi memastikan hewan kurban yang beredar di Jembrana semuanya sehat dan layak untuk dipotong untuk dikonsumsi. "Yang diperiksa penampakan fisik, mulut, hidung serta pernapasannya dan juga umur. Dari hasil pemeriksaan semua layak dijadikan kurban," ujarnya. Pihaknya juga akan turun melakukan pemeriksaan daging dan organ saat pemotongannya dilokasi pemotongan hewan kurban. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pemkab Tabanan Turun Langsung Tangani Dampak Bencana Alam di Pujungan, Pupuan

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan perhatian serius kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Tabanan dalam beberapa waktu terakhir. Bupati Tabanan, melalui Wakil Bupati I Made Dirga, turun langsung mengunjungi warga terdampak di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Selasa, (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Perlindungan Konsumen Lewat Aturan Gugatan Institusional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kian menegaskan perannya sebagai pelindung konsumen sektor jasa keuangan. Terbaru, OJK resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Gugatan oleh OJK untuk Pelindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, sebagai instrumen hukum untuk memulihkan kerugian konsumen sekaligus menegakkan keadilan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Bali Tembus Target, Tapi Seberapa Tahan Struktur Fiskalnya?

balitribune.co.id | Pemerintah Provinsi Bali menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan manis. Di tengah penerapan kebijakan opsen pajak yang mengalihkan sebagian besar penerimaan langsung ke kabupaten/kota, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali justru melampaui target. Realisasi PAD tercatat mencapai Rp 2,84 triliun atau 108,88 persen dari target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click

Darmasaba Raih Peringkat Terbaik I Lomba Administrasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Tingkat Nasional

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal kembali meraih prestasi yang membanggakan. Dalam lomba administrasi tata kelola pemerintahan desa, Darmasaba meraih peringkat satu pada regional II di tingkat nasional. Penghargaan Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award Tingkat Nasional dilaksanakan bertepatan dengan Hari Desa Nasional pada 15 Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Dukung Kelancaran Usaba Dalem Puri di Pura Besakih Lewat Bantuan Tas Ramah Lingkungan

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan rangkaian upacara adat Usaba Dalem Puri yang berlangsung pada 18–26 Januari 2026 di Pura Besakih, Telkomsel wilayah Bali menyalurkan bantuan kepada Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih. Bantuan tersebut berupa lebih dari 4.900 tas ramah lingkungan yang ditujukan untuk mendukung pengelolaan kawasan suci selama berlangsungnya upacara.

Baca Selengkapnya icon click

Peduli Lingkungan Warga Gutiswa V Peguyangan Kangin Gelar Bersih Lingkungan

balitribune.co.id | Denpasar - Kelompok warga Jalan Gutiswa V, Banjar Ambengan, Peguyangan  Kangin Denpasar mengawali tahun 2026 dengan menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan, khususnya di sepanjang jalan utama Gutiswa V, Minggu (19/1). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga fasilitas umum dan juga bentuk kepedulian menjaga lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.