Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika Akan Kunjungi Kampung Bali di Tiongkok

Gubernur Made Mangku Pastika saat acara bersama ikatakan keluarga Tiongkok di Bali.

BALI TRIBUNE - Keberadaan Kampung Bali Nanshan di Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok disambut baik Gubernur Bali Made Mangku Pastika.  Kampung yang sebagian besar warganya menggunakan Bahasa Bali sebagai bahasa pergaulan setelah Mandarin itu saat ini tengah melakukan beberapa pembangunan agar suasananya sama dengan kondisi di Bali.  Terkait hal itu, Gubernur Pastika sangat mendukung progres pembangunan Kampung Bali yang diprakarsai oleh Warga Bali keturunan Tionghoa tersebut.  Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Ny. Ayu Pastika, persaudaraan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok  (PPIT) Bali bersama Kampung Bali, Nanshan, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok.  “Tentu Saya menyambut baik adanya Kampung Bali di Tiongkok, ini merupakan kecintaan mereka terhadap Bali. Membuktikan bahwa warga Bali keturunan Tionghoa juga peduli terhadap Bali. Mudah-mudahan, bekerja sama dengan PPIT, kita (Pemprov Bali) bisa membangun Kampung Bali supaya lebih bernuansa Bali seperti yang telah kita dengarkan tadi (Pemaparan Ketua Kampung Bali-red),” ujar Pastika.  Ditambahkan Mantan Kepala Polda Bali asal Buleleng itu, denga adanya Kampung Bali akan semakin mempererat persaudaraa antara Indonesia (Bali) dengan pemerintah Tiongkok yang memang selama ini sudah terjalin dengan baik.  “Saya berjanji akan berkunjung ke kampong Bali meski saya sudah tidak sebagai Guebrnur lagi, karena sebentar lagi Saya akan tidak sebagai Gubernur lagi,” ungkap Pastika.  Hal senada juga disampaikan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Provinsi Bali, Cahaya Wirawan Hadi yang mengatakan jika kehadiran rombongan warga Kampung Bali ke Pulau Dewata merupakan kesempatan baik karena pihaknya selama ini telah diterima baik saat berkunjung ke Kampung Bali.  “Ini meruapakn kesempatan baik karena kita telah diterima baik saat berkunjung ke kampung Bali, kedatangan nyame nyame Bali, tidak sebatas silaturahmi namun meningkatkan hubungan harmonis antar negara (indonesia-Tiongkok). Kita semua adalah saudara,” ucapnya.  Sementara itu, Konjen Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar Gou Haodong dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini antara PPIT Bali dengan Kampung Bali di Tiongkok.  Menurutnya, Orang Indonesia dan Tiongkok adalah teman yang sangat akrab yang terjalin sangat baik selama ini.

wartawan
Release
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.