Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan Kualitas Proyek Sesuai Perencanaan, Wabup Kasta Monitoring Pengaspalan di Nusa Penida

SIDAK - Wabup Made Kasta sidak sejumlah proyek di Nusa Penida.

BALI TRIBUNE - Pengerjaan pengaspalan jalan Caruban-Sekartaji, Nusa Penida diharapkan dapat selesai tepat waktu, bulan Oktober mendatang. Mengingat saat ini, proyek pengaspalan jalan sepanjang 6,5 kilometer ini baru mencapai 36 persen. Situasi tersebut ditemui Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat melakukan monitoring pengerjaan proyek infrastruktur di Kecamatan Nusa Penida, Jumat (24/8).  Plt. Kabid Bina Marga Dinas PU dan Perumahan Rakyat Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Gede Eka Putra menyebutkan, keterlambatan pengerjaan jalan Caruban-Sekartaji terkendala jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan. Tetapi, pihaknya optimis pengerjaan proyek ini selesai tepat waktu, mengingat material telah dikirim secara bertahap. Untuk progres yang telah dikerjakan saat ini sudah mencapai 36 persen dari target 33 persen.  Menurut IB Eka Putra, tahun ini panjang jalan yang ditangani di Nusa Penida sepanjang 30 kilometer dengan anggaran sebesar Rp.35 miliar. Sementara sisa jalan yang belum tertangani sepanjang 70 kilometer dari total jalan di Nusa Penida sepanjang 229 kilometer. "Tahun ini yang ditangani sekitar 30 kilometer dengan anggaran Rp 35 miliar," ujarnya.  Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, berharap kepada pelaksana proyek agar pengerjaan pengaspalan jalan Caruban-Sekartaji dapat diselesaikan tepat waktu. Mengingat jalan ini merupakan akses warga untuk beraktifitas sehari-hari. "Saya berharap sisa waktu sekitar dua bulan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pelaksana untuk menyelesaikan pengaspalan jalan ini," ujar Wabup Kasta.  Menurut Wabup Kasta, dari pengamatannya dilapangan, kualitas pengerjaan jalan sudah berjalan baik. Ini terlihat dari hasil akhir pengaspalan dan pinggiran jalan yang sudah menggunakan beton. Sementara untuk sisa jalan yang belum tertangani sekitar 70 kilometer, Pejabat asal Desa Akah Kecamatan Klungkung ini berharap bisa dianggarkan dan dikerjakan tahun berikutnya. Karena kualitas jalan ini juga berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Nusa Penida.  Sementara itu, dari monitoring yang dilakukan tim monitoring pembangunan Pemkab Klungkung, dua ruas jalan yang sudah selesai 100 persen diantaranya ruas jalan Ambengan-Pelilit, sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 3,5 meter. Jalan ini dikerjakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 sebesar Rp.1,8 milyar dan ruas jalan Pertigaan Batumadeg-Sebuluh dengan panjang 2,5 kilometer, lebar 3,5 meter yang juga dikerjakan melalui DAK 2018 sebesar Rp.2,1milIar.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.