Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan Penataan Pantai Belatung Digarap Tahun 2018

petani
DIALOG - Bupati Suwirta menemui dan berdialog dengan para petani garam tradisional Pantai Belatung.

BALI TRIBUNE - Bupati Suwirta tidak menginginkan adanya pembengkokan informasi terkait rencana Pemkab Klungkung untuk melakukan penataan kawasan pantai Belatung sebagai obyek wisata langka pembuatan garam tradisional oleh nelayan setempat. Menindaklanjuti niat Pemkab tersebut Bupati Suwirta di sela-sela liburan pagi Jumat(30/6), melakukan peninjauan langsung sekaligus melakukan dialog langsung dengan petani garam dan nelayan setempat.

Sebelumnya Bupati Nyoman Suwirta sempat melontarkan rencana Pemkab Klungkung  merencanakan bakal menata pantai ini pada 2018.Penataan ini  Pemkab Klungkung siap mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 Miliar pada APBD 2018. "Penataan Pantai Belatung akan dilaksanakan pada tahun 2018, tahun ini dibuat perencanaan,” ungkapnya.

Penataan Pantai Belatung akan menggunakan konsep pariwisata terintegrasi antara aktifitas pembuatan garam tradisional, nelayan dan budaya. "Keberadaan petani garam tradisional justru menjadi daya tarik wisatawan datang ke Pantai Belatung,” jelas Bupati Suwirta.

Kepada para petani yang ditemuinya Bupati Suwirta mengimbau untuk tenang dan tidak usah khawatir. Dirinya berjanji akan mempertahankan eksistensi para petani garam tradisional yang hanya masih tersisa tiga orang ini, serta tidak akan mengganggu pemukiman kecuali jika lahan kepemilikan sampai menutup akses publik. “Dalam penataan nanti pemerintah tidak akan menggusur atau bahkan menghilangkan aktivitas pembuatan garam tradisional dan nelayan dari pantai belatung, malahan nelayan dan lokasi pertanian garam ini akan ditata sebaik mungkin sehingga akan menjadi bagian dari objek wisata dan rest area yang akan semakin menambah daya tarik kunjungan wisatawan, namun jika ada kepemilikanlahan yang sampai menutup area publik, hal ini akan didiskusikan lebih dulu,” ujarnya.

I Wayan Suplig (57) salah seorang warga Banjar Belatung, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan yang sempat ditemui media menyatakan setiap harinya dirinya tinggal di pinggir Pantai Belatung ini, sebelumnya ada kekhawatiran rumahnya bakal digusur dengan penataan Pantai Belatung tersebut. Namun dengan penjelasan Bupati Suwirta yang terjun langsung kelokasi penggaraman dan memberikan kepastian rencana penataan dengan konsep yang jelas akhirnya kekhawatiran tersebut sirna.

Suplig sebelumnya sempat khawatir sepertinya  agak kurang nyaman dengan rencana penataan tersebut. Lebih-lebih ia mengaku sudah ada petugas melakukan pengkuran di sepanjang Pantai Belatung. “Sudah ada petugas ke sini, tapi saya tidak tahu penataannya seperti apa. Kami warga disini hanya memohon penataan itu jangan sampai menggusur rumah warga dan lokasi penggaraman, karena ini (penggaraman) merupakan satu satunya mata pencaharian kami di sini,” ungkap Supling saat itu.   

Menurut Wayan Suplig, tinggal di pinggir Pantai Belatung karena pilihan terpaksa. “Kami ini semua tidak punya lahan pekarangan, di desa lahan pekarangan sudah sesak makanya terpaksa pindah ke sini. Rumah ini merupakan satu-satunya tempat tinggal kami. Kalau ada penataan asal jangan sampai menggusur rumah dan gubug petani garam,” kata Suplig yang sudah puluhan tahun sebagai petani garam di Pantai Belatung.

Suplig bersama warga yang tinggal di sepanjang bantaran pesisir Pantai Belatung mengaku malah sangat setuju ada penataan oleh pemerintah. “Kalau tujuannya agar wisatawan ramai ke sini, kenapa kami tidak dukung,” ujarnya.

Dari informasi warga, lokasi yang ditempati warga sebagian adalah hak milik warga, ada juga lahan sewaan dan tanah milik negara. Pantai Belatung yang berlokasi di dekat objek wisata Goa Lawah, hampir setiap hari  ada saja wisatawan manca negara maupun domestic berkunjung ke lokasi ini. Wisatawan ingin melihat dan mengetahui secara langsung proses pembuatan garam secara tradisional. Bahkan tidak jarang wisatawan membeli langsung produksi garam petani untuk sekedar oleh-oleh.   

Perkembangan terakhir pada rencana penataan Pantai Belatung adalah telah selesainya dilakukan Feasibility Study atau studi kelayakan yand dilanjutkan dengan DED dan pada tahun 2018 penataan akan dimulai sesuai dengan ide ide Bupati Suwirta sejak dulu. Dalam ide idenya itu Bupati Suwirta ingin membangun area public, rest area, jogging track, bale bengong, lapangan voli pantai dan pemasangan tulisan dengan huruf berukuran besar. Ditambahkan pula jika penataan telah selesai, selanjutnya desa setempatlah yang akan mengelola obyek wisata pantai belatung ini, bukan pemerintah daerah.

Dalam kunjungannya itu Bupati Suwirta juga menyempatkan dirinya mencoba salah satu tahap pembuatan garam tradisional yaitu penyiraman air laut pada lahan pasir yang telah diratakan. Bupati Suwirta nampak kesulitan melakukan proses penyiraman itu ditambah lagi dengan beban berat air laut yang harus dipikul. “Saya tidak mengira akan sesulit ini, padahal kalau dilihat para petani itu terlihat gampang melakukannya,” ujar Bupati Suwirta diiringi gelak tawa para petani dan warga yang menyaksikan.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kolaborasi Epik Ogoh-ogoh Gajah Buka D'Youth Fest 6.0

balitribune.co.id I Denpasar - Kolaborasi spektakuler Ogoh-ogoh Gajah, karya ST Yowana Saka Bhuwana, Banjar Taensiat bersama Palawara Music Company dan Manubada Art bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” buka malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang berlangsung di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (11/7/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Seniman asal Sukawati Terbakar saat Ditinggal Tampil di PKB

balitribune.co.id I Gianyar - Saat tampil di malam terakhir Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII, I Komang Ariawan sekeluarga mendapat kabar musibah. Rumahnya di Jalan Ciung Wanara, Banjar Palak,  Sukawati,  terbakar hebat Sabtu (11/7/2026) malam. Hampir seluruh bangunan berikut isinya  ludes terbakar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RSUD Bangli Berhasil Tangani Bayi yang Lahir dengan Berat Badan Sangat Rendah

balitribune.co.id I Bangli - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli berhasil menangani bayi lahir dengan berat sangat rendah. Lahir dengan berat badan hanya 700 gram, setelah menjalani perawatan selama 3,5 bulan berat badan bayi asal Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli naik menjadi  2,4 kilogram dan sudah perbolehkan pulang dari RSUD Bangli.

Baca Selengkapnya icon click

Penutupan PKB XLVIII Tahun 2026, Wali Kota Jaya Negara: Momentum Perkuat Ekosistem Seni Budaya Berkelanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Gubernur Bali Wayan Koster hadir pada Penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 sekaligus Pembukaan Festival Seni Bali Jani Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra Art Center, Denpasar pada Sabtu (11/7/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vario EVO 160 Hadir di D’Youth Fest 6.0, Eksibisi Skutik Premium Paling Dinanti di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali, Main Dealer resmi sepeda motor Honda wilayah Bali, resmi menggelar Regional Public Exhibition New Vario EVO 160. Bertempat di Lapangan Puputan, Denpasar, eksibisi berskala regional ini berlangsung selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Juli 2026, berkolaborasi dengan ajang kreatif anak muda Bali, D’Youth Fest 6.0.

Baca Selengkapnya icon click

LPAI Gagas Pembentukan SPARTA di Tingkat RT untuk Perkuat Perlindungan Anak

balitribune.co.id | Singaraja - Maraknya kasus kekerasan terhadap anak mendorong Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Prof. Dr. Seto Mulyadi, untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Salah satu langkah konkret yang digencarkan adalah pembentukan organisasi SPARTA (Seksi Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.