Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PAW Anggota DPRD Jembrana, Sri Sutharmi Lantik I Wayan Suparta

Bali Tribune / LANTIK - Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi melantik I Wayan Suparta sebagai PAW Anggota DPRD Kabupaten Jembrana sisa masa jabatan tahun 2019-2024.
balitribune.co.id | NegaraPosisi lowong di tubuh DPRD Kabupaten Jembrana akhirnya Senin (27/6) kembali terisi. Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi secara resmi melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, I Wayan Suparta. Suparta mengisi dan melanjutkan jabatan yang ditinggalkan, Ni Putu Lilyana yang berpulang dua bulan yang lalu.
 
Dua bulan setelah berpulangnya Ni Putu Lilyana akhirnya proses Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Jembrana tersebut terlaksana Senin kemarin. Proses pengangkatan PAW ini sudah bergulir sepekan setelah kepulangan politisi PDI P tersebut. I Wayan Suparta (53) asal Banjar/Desa Nusasari, Kecamatan Melaya secara resmi menjadi PAW Anggota DPRD Kabupaten Jembrana sisa masa jabatan tahun 2019-2024. Ayah tiga anak ini diambil sumpahnya oleh Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi.
 
Politisi PDI P dari Dapil II-Kecamatan Melaya ini mulai menjabat Anggota Dewan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jembrana Senin kemarin. Proses PAW ini dilakukan setelah diterbitkannya SK Gubernur Bali nomor 455/01-A/HK/2022 tanggal 25 Mei 2022 terkait peresmian pemberhentian Ni Putu Lilyana sebagai Anggota DPRD Kabupaten Jembrana dan SK Gubenur Bali nomor 496/01-A/HK/2022 tanggal 25 Mei 2022 terkait peresmian pengangkatan I Wayan Suparta sebagai PAW Anggota DPRD Kabupaten Jembrana.
 
Mantan Ketua Badan Permusyawaran Desa (BPD) Nusasari ini selanjutnya akan mengisi dan melanjutkan jabatan yang ditinggalkan Almarhumah Ni Putu Lilyana. Selain akan duduk di Komisi II DPRD Kabupaten Jembrana, Petani kebun ini akan duduk sebagai Anggota Fraksi PDI P dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Papemperda). Sekretaris PAC PDI P Kabupaten Jembrana akan menjabat 2,5 tahun hingga Agustus 2024. Kini ia dituntut agar bisa secepatnya menyesuaikan diri untuk melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat.
 
Seperti dalam sumpahnya, salah satu kewajibannya adalah menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat,  “Untuk PAW yang ini kami harapkan agar cepat bisa beradaptasi mengikuti ritme teman-teman bekerja. Sehingga bisa segera masuk dan mengimbangi kinerja dari teman-teman. Karena kita tahu bahwa di DPRD tidak ada sekolah DPRD, tapi setelah dilantik baru bisa belajar menjadi DPRD, langsung menerapkan ilmunya yang ada,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi usai melantik I Wayan Suparta.
 
Sementara I Wayan Suparta mengaku ia setelah dilantik sebagai Anggota Dewan akan melakukan penyesuaian dengan anggota dewan lainnya. Ia pun mengaku akan mengikuti kiprah Almarhumah, Ni Putu Lilyana di masyarakat, “saya akan mengikuti apa yang menjadi jejak dari Ibu Lilyana. Karena beliau di apresiasi sekali. Mudah-mudahan saya akan bisa mengikuti jejak beliu,” ungkap kakek satu cucu ini. Ia pun menuturkan sempat mendapat pertanda sebelum akhirnya diangkat sebagai PAW Anggota DPRD Kabupaten Jembrana.
 
Pertanda itu didapatkannya dalam mimpi beberapa bulan sebelumnya, namun ia baru tersadar setelah proses PAW bergulir di induk partainya, “beberapa bulan sebelumnya saya setiap malam mimpi tangkil pulang ke Nusa Penida. Saya kira pertanda nyawa saya akan segera dicabut. Sampai akhirnya saya pulang ke Pejukutan Nusa Penida. Tapi mimpi seperti itu terus berlanjut dan sedikit pun tidak ada terpikirkan itu pertanda kearah karir politik. Baru ngeh setelah ada kabar proses PAW,” tuturnya didampingi istrinya, Ni Kadek Winasih.
wartawan
PAM
Category

Ida Rsi Putra Manuaba Perkenalkan Konsep Tri Hita Karana di Vrindavan

balitribune.co.id I Denpasar - Tokoh spiritual asal Bali, Ida Rsi Putra Manuaba, yang juga dikenal secara internasional sebagai Agus Indra Udayana, hadir sebagai Chief Guest dan menyampaikan sambutan utama pada pembukaan International Yoga Festival Vrindavan 2026 yang diselenggarakan pada 27 Februari 2026 di Vrindavan.

Baca Selengkapnya icon click

Bulan Ramadan, Harga Telur Ayam Merangkak Naik

balitribune.co.id I Amlapura - Harga kebutuhan pokok di pasaran utamanya telur ayam, cendrung terus mengalami kenaikan di bulan suci Ramadan ini. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga telur ayam ukuran besar saat ini telah menyentuh harga Rp60.000 per krat, atau naik sebesar Rp2000 dari harga sebelumnya sebesar Rp58.000 per krat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.