Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

meteran air
Bali Tribune / KELUHAN - Anggota DPRD Badung Made Sumerta, Kamis (26/3/2026) menerima keluhan seorang wisatawan yang meteran air hilang sehingga membuat air terbuang sia-sia. Padahal di Pecatu adalah kawasan krisis air bersih

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

​Dalam pantauan langsung di lapangan, Made Sumerta yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Pecatu mengaku masih menemukan kasus kehilangan meteran air setiap harinya. Ia khawatir kondisi ini akan mencoreng citra pariwisata Bali di mata internasional.

​"Barusan saya keliling menemukan langsung dua sampai tiga meteran hilang, bahkan di sekitar vila warga asing. Kalau ini diunggah di negara mereka, bisa menimbulkan kesan tidak baik bagi pariwisata kita," tegas Sumerta, Kamis (26/3/2026).

​Selain isu pencurian, Sumerta melontarkan kritik tajam terkait pelayanan distribusi air di wilayahnya. Ia mengungkapkan adanya warga di Jalan Belimbing Sari, Banjar Dinas Tambiak, Pecatu, yang sama sekali belum pernah menikmati aliran air sejak sambungan meteran dipasang.
​Kondisi ini dinilai ironis karena di lokasi pencurian meteran air lainnya, tekanan air justru terpantau sangat deras. Ia meminta PDAM Badung segera melakukan progres penyambungan pipa yang lebih efisien agar tidak muncul persepsi negatif di tengah masyarakat.

​"Di Jalan Belimbing Sari ini sejak dipasang meteran sama sekali tidak dapat giliran air. Padahal dari lokasi meteran yang hilang, saya lihat airnya mengalir cukup deras. Tolonglah biar ada progres," imbuhnya.

​Sumerta juga menyayangkan alasan teknis dari petugas lapangan yang mengaku kesulitan mencari titik katup (valve) sambungan karena instalasi yang rumit. Menurutnya, alasan tersebut tidak masuk akal jika pihak PDAM memiliki data teknis atau denah instalasi yang jelas.

​"Kata petugas, mereka tidak tahu valve mana yang bisa disambung. Ini kan aneh, masa tidak ada gambar (denah) instalasinya?" pungkas tokoh masyarakat Pecatu tersebut sembari mendesak PDAM Badung untuk segera melakukan pemetaan ulang dan perbaikan layanan secara menyeluruh.

wartawan
ANA
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.