Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pedagang Pasar Senggol dan Kantin Sekolah Disidak Belasan Sampel Makanan Diuji Lab

DISIDAK - Pedangang makanan di Pasar Tegalcangkring disidak petugas pengawasan makanan.

BALI TRIBUNE - Tidak mau kecolongan setelah pada sidak sebelumnya sempat mendapati sejumlah pedagang masih menjual produk pangan tidak layak konsumsi yang mengandung zat pewarna dan pengawet kimia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menggencarkan pengawasannya terhadap pedagang makanan yang ada di Jembrana.  Pedagangan produk makanan olahan baik di pasar maupun dikantin sekolah disidak petugas Loka POM Singaraja. Petugas mengambil sejumlah sampel makanan untuk diuji kadungan bahan kimianya. Sejumlah pedagang makan yang berjualan di Pasar Senggol Tegalcangkring dan Pasar Senggol Yehembang, Mendouo, Rabu malam (14/11) menjadi sasaran petuas pengawasan obat dan makanan.  Dari dua pasar malam ini petugas mengambil belasan jenis sample makanan dan minuman olahanan yang dijual para pedagang kuliner yang dicurigai mengandung bahan kimia berbahaya seperti makanan dan minuman yang berwarna mencolok.  Sebanyak sembilan jenis makanan dan minuman diambil di Pasar Senggol  Desa Tegalcangkring. Sedangkan di Pasar Senggol Yehembang petugas mengambil empat sample makanan dan minuman.    Untuk memastikan produk pangan tersebut aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B dan zat kimia lainnya, seluruh sampel produk pangan olahan seperti bakso, jajanan Bali, krupuk dan bahan campuran es seperti kolang-kaling, pewarna dan pemanis tersebut langsung diuji laboratorium di lokasi.  Begitupula, Kamis (15/11), petugas pengawasan makanan kembali melakukan sidak. Sidak kali ini menyasar sejumlah pedagang makanan di beberapa kantin sekolah. Seperti pengambilan sampel makanan dan pengujian yang dilakukan di SD Negeri 4 Dauhwaru, Jembrana. Di kantin sekolah petugas mengambi enam sample makanan dan minuman berupa empat sample jenis minuman dan dua sample jenis makanan termasuk nasi kuning yang biasa dibeli siswa untuk sarapan pagi. Sample makanan dan minuman yang sudah diambil kemudian dilakukan pengujian dengan tes kit untuk mengetahui  keamanan makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah dari kandungan zat berbahaya yang dapat mengancan kesehatan siswa.   Kepala Loka POM Singaraja, Made Ery Bahari Antana dikonfirmasi terkait sidak yang dilakukan pihaknya mengatakan dari hasil uji tes kit terhadap 13 sample makanan dan minuman yang diambil di kedua pasar senggol tidak satupun ditemukan positive mengandung bahan berbahaya. Begitupula dari hasil tes kit terhadap 6 sample makanan dan minuman yang diambil dari pedagang dikantin SD Negeri 4 Dauhwaru pihanya memastikan makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah ini aman untuk dikonsumsi.  Walau malam ini tidak menemukan makanan dan minuman yang dijual pedagang mengandung bahan berbahaya, namun pihaknya bersama dinas terkait lainnya akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para pedagang agar tidak menjual makanan dan minuman yang dapat merugikan masyakarat selaku konsumen. Selain menguji sampel makanan yang dijual pedagang, pihaknya juga mengedukasi para siswa mengenai bahaya jajanan mengandung bahan kimia berbahaya sehingga bisa menyampaikan kepada keluarganya dirumah. Pihaknya akan langung memusnahkan produk pangan yang berbahaya apabila dikonsumsi.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.