Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelabuhan Gilimanuk Jadi Perhatian Serius, Jembrana Segera Bentuk BNNK

Bali Tribune/ BNNK - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba sepakat untuk membentuk BNNK di Jembrana.


balitribune.co.id | Negara - Kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Bali kian mengkhawatirkan. Akses pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk kini menjadi perhatian serius. Pemkab Jembrana segera membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).


Kendati telah dilakukan penindakan dan penegakan hukum terhadap pelaku baik pengedar maupun penyalahguna narkoba, namun hingga kini kasus narkoba terus mengalami peningkatan. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat menyebut pengungkapan kasus narkoba di Bali cukup mencengangkan publik belakangan ini.


“Teranyar bulan Mei kami lakukan pengungkapan 4 ons sabu, bahan precursor 3 kg dan ekstasi 500-an butir,” ungkapnya, usai bertemu Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Selasa (11/6/2024).


Salah satu yang menjadi sorotan adalah jaringan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) dan Rutan (Rumah Tahanan Negara). Ia mengakui selama ini pihaknya mendapatkan kenyataan di lapangan yang mengendalikan dari Lapas dan Rutan bahkan ada keterlibatan oknum orang dalam.


“Kami terus berkoordinasi, bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak Lapas/Rutan untuk melakukan pengungkapan di dalam. Terkadang juga ada kerja sama dengan oknum yang ada kepentingan di dalam Lapas/Rutan,” paparnya.


Ia menyebut masuknya narkoba ke Bali, salah satunya melalui jalur darat yakni melalui penyeberangan. Sekarang sedang marak-maraknya melalui jasa pengiriman paket barang menggunakan angkutan darat.


Gilimanuk yang menjadi pintu masuk Bali dari Jawa melalui jalur darat diakuinya menjadi perhatian serius.


“Itu (pengamanan dan pemeriksaan di Gilimanuk) tetap berjalan walaupun dengan serba keterbatasan alat yang ada,” jelasnya.


Terhadap pengamanan pintu masuk Bali, menurutnya dibutuhkan koordinasi yang intensif antara intansi terkait. Terlebih dengan peralatan yang menurutnya masih terbatas dan pemenuhannya berkaitan dengan anggaran.


“Tetap dilakukan secara koordinasi dengan instansi terkait. Ke depan saya rasa ada (penempatan alat dan personel BNN di Pelabuhan Gilimanuk) tetapi peralatan berkaitan dengan masalah anggaran. Mungkin nanti disesuaikan dengan anggaran yang ada di pemerintah setempat,” tegasnya.


Dengan kenyataan peredaran narkoba kini menyasar semua kalangan dan lapisan masyarakat hingga ke pelosok-pelosok desa, menurutnya pencegahan dan penanganan masalah narkoba harus dilakukan mulai dari lingkungan keluarga.


“Penting adanya kerjasama antar tokoh masyarakat. Terutama orangtua untuk meningkatkan ketahanan keluarga. Pihak keluarga sendiri juga harus koperatif, harus ada informasi yang disampaikan ke aparat berwenang sehingga bisa berkolaborasi,” jelasnya.


Ia menyatakan pihaknya kini terus melakukan penguatan pencegahan melalui upaya pemberdayaan masayarakat. Salah satu langkah adalah dengan menggandeng desa adat.


“Melalui perarem dan kami selalu bekerjasama melaksanakan kegiatan bersama di desa-desa. Sedangkan untuk penanganan terhadap pengguna narkoba adalah melalui rehabilitasi. Untuk mereka yang sudah kecanduan kita arahkan untuk melakukan assessment untuk dilakukan rehabilitasi,” jelasnya.


Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan, rencana pembentukan BNNK di Jembrana pun semakin mengemuka. Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan bertemu langsung Bupati Jembrana pada Selasa (12/6) salah satunya membicarakan pembentukan BNNK.


“Sudah dibicarakan dengan Pak Bupati (Jembrana), rencannya beliau mensupport keberadaan BNNK di Jembrana. Kami siap menjembatani. Nanti di pusat menentukan untuk bisa dibentuk BBNK di Jembrana,” ujarnya.


Bupati Jembrana I Nengah Tamba Rabu (12/6/2024) juga mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan Kepala BNNP Bali pada Selasa lalu. Pihaknya mengaku sudah menanti keberadaan BNNK di Jembrana.


“Kita sudah diskusi panjang lebar. Sebenarnya langkah-langkah (pencegahan) dari dulu sudah kita lakukan. Tetapi secara normatif dan legalitas, kita akan persiapkan BNNK Jembrana. Nanti seluruh persyaratan akan dikordinasikan ke pusat dan akan diisi,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Berlaku Mulai 5 Agustus

balitribune.co.id | Negara - Pelabuhan pada lintas penyeberangan Gilimanuk–Ketapang kini bersiap menerapkan kebijakan sterilisasi secara penuh (go live) mulai Rabu (5/8/2026). Kebijakan ini diberlakukan secara serentak di enam pelabuhan utama di Indonesia, termasuk Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polresta Denpasar Bekuk Pengedar Narkoba, Sita 5 Senpi, 4 Airsoft Gun

balitribune.co.id | Denpasar - Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar berhasil meringkus seorang pria berinisial Ade Ready MP (30) yang diduga menjadi pengedar narkoba. Tersangka ditangkap di kediamannya di kawasan Jalan Kasuari, Gang Cempaka I, Banjar Semaga, Desa Penatih, Denpasar Timur, pada Sabtu (1/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Nelayan di Nusa Penida Diamankan Polres Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung mengamankan seorang pria berinisial IWA (53) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan tersebut ditangkap di kediamannya di Dusun Batumulapan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Apresiasi Wajib Pajak, Pemprov Bali Berikan "Traktiran" Spesial di Samsat Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang taat membayar pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kota Denpasar (Samsat Denpasar) meluncurkan program promosi khusus sepanjang bulan Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pertanian Organik Berkelanjutan, Burung Hantu Predator Pengendali Hama Tikus

balitribune.co.id | Gianyar - Upaya mengembangkan pertanian organik berbasis konservasi lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity) di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dilakukan dengan pemanfaatan burung hantu Tyto alba sebagai predator alami pengendali hama tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.