balitribune.co.id | Mangupura - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bali kerap mempromosikan produknya pada gelaran kegiatan atau event-event yang menghadirkan banyak pengunjung seperti pameran UMKM. Setiap event pameran UMKM yang digelar pemerintahan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan produknya.
Hal itu dirasakan salah satu pelaku UMKM sekaligus perajin perhiasan perak, I Made Wardanaputra saat ditemui di stand-nya pada gelaran event salah satu perusahaan BUMN di Badung, Minggu (9/8/2026). Ia menuturkan, sebagai pelaku usaha perhiasan berbahan perak dan kuningan, pihaknya tidak memiliki toko untuk menjual produknya.
"Saya sangat terbantu dengan adanya event-event pameran seperti ini yang menghadirkan pelaku UMKM. Karena saya bisa mengenalkan perhiasan yang saya buat. Saya sebagai perajin rumahan tidak punya toko, dan sangat diharapkan akan ada banyak event dalam mengenalkan produk saya," katanya.
Saat pameran yang menghadirkan puluhan pelaku UMKM Bali ini, ia memamerkan ratusan model perhiasan terbuat dari perak dan kuningan. "Saya menjual puluhan hingga ratusan model di pameran UMKM ini seperti bros, cucuk konde dan lainnya. Kedepan semoga semakin sering diadakan event-event seperti ini. Karena sangat membantu UMKM seperti saya," ujar Made Wardanaputra.
Pelaku UMKM lainnya mengatakan hal senada, bahwa event pameran yang digelar pemerintah maupun BUMN membantu pelaku usaha kecil di Bali. Pasalnya, pameran yang menghadirkan produk-produk dari UMKM ini memberikan kesempatan pelaku usaha dalam menjual produknya seperti diakui Luh Wayan Sriadi salah seorang pelaku usaha tenun Bali.
Kata dia, event pameran UMKM yang digelar di lokasi strategis mampu mendatangkan banyak pengunjung. Apalagi jika digelar di kawasan pariwisata, tentunya akan mampu mendatangkan pengunjung dari kalangan wisatawan. Sehingga wisatawan bisa melihat secara langsung produk-produk UMKM Bali yang dapat dijadikan oleh-oleh ketika kembali ke negaranya.
"Setiap ikut pameran UMKM, banyak yang mengunjungi stand saya, ada yang membeli langsung maupun memesan sesuai model yang diinginkan. Di event-event seperti ini saya mendapatkan kesempatan memasarkan dan mempromosikan produk tenun Bali. Harapan saya semakin banyak event-event kedepannya. Sehingga saya lebih banyak mendapatkan peluang menjual kain tenun buatan perajin Bali. Semakin banyak event maka akan terjadi perputaran ekonomi," imbuhnya.