Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelanggaran Lalu Lintas di Karangasem Meningkat

Sejumlah pelajar yang masih di bawah umur terjaring dalam Operasi Zebra yang dilakukan Satu Lantas Polres Karangasem pada hari terakhir kemarin

BALI TRIBUNE - Operasi Zebra Agung 2018 telah berakhir Senin (12/11) kemarin. Selama 14 hari operasi, untuk wilayah Karangasem dengan jumlah pelanggaran sebanyak 1245 perkara. Jumlah pelanggaran ini mengalami peningkatan dari Operasi Zebra sebelumnya. "Dari jumlah pelanggaran itu, sebanyak 1210 ditilang dan 35 berupa teguran. Kali ini, jumlah pelanggarannya meningkat," ungkap Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Ni Putu Anne seusai memimpin Operasi Zebra hari terakhir kemarin.  Dijelaskan Putu Anne, dari jenis pelanggaran seped motor terbanyak dengan 980 perkara, antara lain 239 pengendara tidak memakai helem, 24 pengendara melawan arus, 145 orang pengendara di bawah umur, 11 pengendara menggunakan handphone 561 pelanggaran lainnya. Sementara kendaraan roda 4 atau lebih, terjadi 230 perkara dengan rincian 4 orang sopir menggunakan handphone dua pengendara yang masih di bawah umur dan pelanggaran lainnya sebanyak 224. "Pengendara yang tidak memakai helm masih tinggi. Kemudian disusul pengendara yang masih di bawah umur dan pengendara menggunakan handphone. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas dan akan bahaya keselamatan masih kurang," ujarnya.  Sementara dalam operasi hari terakhir kemarin, sebanyak 115 pelanggaran dan 113 diantaranya ditilang, sedangkan 2 pelanggaran diberikan teguran. Dari jumlah tersebut, 42 pengendara tidak membawa STNK dan 24 tidak membawa SIM, 24 pengendara tidak memakai helm dan 24 orang pengendara yang masih di bawah umur. Sementara barang bukti yang diamankan, 16 unit sepeda motor tanpa surat surat, 25 buah SIM dan 72 lembar STNK.  Melihat pelanggaran sebanyak itu, mantan Kasar Lantas Polres Badung ini mengimbau kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan nomor satu. Ia juga meminta partisipasi para orang tua untuk tidak memberikan kendaraan kepada anak anak yang masih di bawah umur untuk megendarai kembaraan karena sangat beresiko. Sebab, selama Operasi Zebra terjadi 8 kecelakaan lalu lintas di wilayah Karangasem yang mana dua orang diantaranya meninggal dunia, luka berat satu orang dan 20 orang menderita luka ringan. "Selama Operasi Zebra juga kita melakukan kegiatan lalu lintas, seperti pengaturan sebanyak 399 kali, penjagaan 418 kali, pengawalan 6 kali dan 215 kali melakukan patroli," pungkasnya. ray

wartawan
Redaksi
Category

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.