Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelatih Asal Prancis Latih Karateka PON Bali

karateka
Nyoman Sumayasa

Denpasar, Bali Tribune

Seorang pelatih karate asal Prancis, Tareq Abdessalam memberikan pelatihan kepada karateka Bali sebelum mereka bertarung di ajang PON XIX/2016 Jawa Barat, September mendatang. Kehadiran Tareq yang juga pelatih timnas Vietnam ini diharapkan bisa menambah kemahiran karateka Bali.

Pelatih Tim Karate PON Bali, Nyoman Sumayasa saat ditemui di GOR Lila Bhuana, Minggu (28/8) mengatakan, tim karate PON Bali saat ini sudah lengkap setelah Dwi Puspita Sari kembali bergabung pasca melakukan pemusatan latihan di Jakarta. Karena itulah pihaknya mendatangkan Tareq ke Bali.

“Kebetulan kami sedang mengasah kemampuan penyelesaian akhir karateka kami. Kesempatan ini kami rasa cocok. Apalagi dia (Tareq, red) cukup ahli dari segi penyelesaian akhir dan dia datang ke Bali bersama karateka timnas Vietnam,” ungkapnya.

Dikatakannya, Vietnam bukan lawan latih tanding sembarangan. Dirinya melihat, latihan bersama yang sudah dilakukan selama satu minggu ini terlihat tidak monoton dari latihan-latihan yang sebelumnya. “Tidak monoton. Jadinya saling tarik menarik dan lebih bervariatif karena latihan bersama ini,” ungkapnya. Secara menyeluruh, Sumayasa membeberkan jika tim karate PON Bali tidak kalah dengan Vietnam.

Bahkan, fisik para karateka andalan Bali tersebut masih di atas karateka Vietnam. “Kami bisa mengimbangi untuk teknik. Kalau fisik, kami bisa dikatakan lebih unggul. Anak-anak masih bugar, tetapi Vietnam ada yang sudah kedodoran fisiknya,” terangnya.

Menurutnya, kecepatan yang dimiliki karateka Vietnam masih di atas karateka PON Bali. “Ini yang bisa kami ambil pembelajaran. Bagaima anak-anak bisa menghindari kecepatan Vietnam dan memikirkan bagaimana strategi untuk mencuri poin,” terang Sumayasa. Rencananya, Tareq Abdesselem dan tim karate Vietnam akan berada di Bali hingga hari Minggu mendatang (3/9).

wartawan
Djoko Purnomo
Category

35 WNA India Tersangka Judi Online Dilimpahkan ke Kejaksaan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah melalui rangkaian penyidikan intensif yang menyita perhatian publik, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali akhirnya merampungkan penanganan kasus perjudian online lintas negara yang melibatkan 35 warga negara asing (WNA) asal India. Dalam perkembangan terbaru, seluruh tersangka resmi dilimpahkan ke pihak Kejaksaan pada Rabu (29/4/2026) untuk memasuki tahap penuntutan.

Baca Selengkapnya icon click

Ulah Konyol Bule Italia Berujung Deportasi

balitribune.co.d I Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) resmi dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai setelah videonya viral di media sosial karena melawan petugas kepolisian di Denpasar.

GI dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute menuju Doha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.