Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelatih Harus Paham Kondisi Mental Atlet

KONI
Dr N. Nurosi Nurasjati (kanan) dan I Gusti Agung Putra Dyana

BALI TRIBUNE - Bagi seorang pelatih ada hal mendasar yang perlu diperhatikan supaya atletnya bisa meraih prestasi yang diharapkan. Salah satunya adalah paham akan kondisi mental atlet yang bersangkutan saat bertanding. Demikian disampaikan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dr N. Nurosi Nurasjati.

  “Jadi, menyangkut mental atlet, pelatih lah yang mesti tahu dan memahami karena mental juga sangat berpengaruh terhadap prestasi seorang atlet,” ujar sesaat sebelum tampil sebagai pembicara pada Bimbingan Teknis (Bintek) Pelatih Cabang Olahraga KONI Denpasar, di Sanur, Sabtu (26/8).Bintek selama dua hari diikuti 72 pelatih dari 36 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov Bali XIII/2017 Gianyar. Selain Nurosi Nurasjati, narasumber lainnya adalah utusan KONI Pusat, Sudrajat. Menurut Ketua Panitia Bintek I Gusti Agung Putra Dyana didampingi Humas KONI Denpasar Dewa Gde Rai, diberikannya bintek kepada para pelatih yang atletnya berlaga di Porprov Bali nanti, supaya atlet-atlet Denpasar mampu menorehkan prestasi di ajang tersebut. “Selain kepada pelatih, seluruh atlet wakil Denpsar ke ajang bergengsi skala Bali itu nantinya juga mendapatkan ‘suntikan’ semangat dari motivator, dan ini sudah kami lakukan terhadap gelaran porprov-porprov sebelumnya,” ujar Gusti Agung Putra Dyana yang juga ketua kontingen Denpasar itu.Putra Dyana yang juga Wakil Ketua KONI Denpasar mengatakan, KONI Denpasar selalu memfasilitasi apapun yang diperlukan cabor supaya bisa berprestasi, karena prestasi di ajang porprov menjadi kebanggaan daerah. Komitmen KONI Denpasar tersebut tercermin dalam pengiriman atlet ke Porprov Bali XIII, yang semuanya dalah hasil binaan cabor masing-masing. Soal prestasi atlet, menurut Nurosi, ada empat faktor yang harus diperhatikan pelatih, yakni fisik, teknik, mental dan strategi. Keempat faktor itu, lanjut mantan karateka nasional asal Jawa Barat itu, tidak bisa berdiri sendiri, melainkan saling berpengaruh.“Mental adalah faktor paling penting bagi prestasi atlet. Meski teknik, fisik dan strategi bagus, tapi kalau mentalnya tidak bagus maka akan sulit meraih prestasi,” ujar Nurosi. Karena pentingnya faktor mental bagi seorang atlet dalam berprestasi, Nurosi berpendapat sudah selayaknya jika pelatih memberikan dasar-dasar penguatan mental kepada atletnya sejak mulai melatih bersamaan dengan latihan fisik dan teknik.

Kelemahan pelatih kita saat ini, kata dia, adalah hanya memberikan pelatihan kepada atletnya hanya menyangkut penguatan fisik dan teknik, sementara soal mental tidak mendapat porsi semestinya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.