Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelatihan Desain Fashion, Tingkatkan Kualitas Produk

Bali Tribune / PELATIHAN - Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Kadis Perindag Denpasar Ni Nyoman Sri Utari saat bertatap muka dengan 13 orang perajin yang mengikuti pelatihan desain fashion lanjutan di Disperindag Denpasar. (ist)
balitribune.co.id | Denpasar – Guna meningkatkan kualitas produk desain fashion di Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dewan Kerjainan Nasional Daerah (Dekranasda) Denpasar menggelar pelatihan desain fashion yang berlangsung berkesinambungan. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan fasilitas keberlanjutan gagasan ide dan potensi perajin.
 
"Kami ingin pelatihan desain fashion dapat berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi perajin yang menggeluti dunia fashion," ujar Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat bertatap muka dengan 13 orang perajin yang mengikuti pelatihan desain fashion lanjutan di Disperindag Denpasar, Selasa (10/1/2023).
 
Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan pelatihan lanjutan ini nantinya dipersiapkan bersama Disperindag Denpasar dalam satu wadah kelompok di bidang fashion. Tentunya untuk mempercepat melakukan koordinasi dan komunikasi, serta dalam peningkatan kualitas produk desain fashion di Kota Denpasar. 
 
“Kami tidak ingin latihan desain fashion hanya sampai awal tidak ada kelanjutan program tapi harus berkelanjutan. Terlebih Para peserta yang telah memiliki pengalaman dibidangnya, namun dalam pelatihan ini kita berharap dapat lebih meningkatkan keahlian dan skillnya," ujarnya. 
 
Menurutnya, produk para perajin desain fashion ini tidak sama, namun memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi bentuk, hingga warna. Serta kelompok desain yang direncanakan dibentuk ini dapat memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan dan memperkenalkan produk desain fashion Denpasar.
 
Sementara Kadis Perindag Denpasar Ni Nyoman Sri Utari menyampaikan pihaknya telah menggelar pelatihan desain fashion tahap dasar dan pelatihan lanjutan yang melibatkan  Institut Seni Indonesia Denpasar dan Institut Desain Bali. Dalam gagasan terbentuknya kelompok desain Fashion Denpasar ini sebagai komitmen Pemkot Denpasar dan Dekranasda Denpasar untuk melaksanakan program berkesinambungan dalam meningkatkan ide, gagasan dan promosi produk perajin, maupun IKM/UKM.
 
"Kami yakin peserta ini sudah melaksanakan secara seksama. Maksud dan tujuan ketua Dekranasda ingin mendapatkan masukan sharing pendapat. Kami selaku penanggung jawab yakin pelatihan desain lanjutan dan menindaklanjuti kelanjutan. Tidak hanya sekedar dilatih namun kita bersama ingin progres bersama," sebutnya.
 
Pihaknya mengungkapkan, sebelumnya pelatihan perca endek telah membentuk kelompok yang diberi nama lorakaca dan telah menghasilkan produk serta dikenal khalayak banyak. Hal ini juga telah kami libatkan dalam berpameran ditingkat daerah dan juga nasional. Hal ini tidak terlepas dari industri unggulan di Denpasar yakni industri fashion.
 
"Desain fashion ini dapat berkelanjutan dan tahun ini kita komitmen lanjutkan lagi yang nantinya dapat merangkul dan membentuk kelompok desain fashion untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam memproduksikan produk dengan ciri khas tersendiri," tandasnya.
wartawan
YPA
Category

Seminar “Namaste India" Soroti Perdagangan, Teknologi, dan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Konsulat Jenderal India di Bali, akhir pekan lalu menyelenggarakan seminar pariwisata bertajuk “Namaste India: The Sacred Journey” yang menyoroti Negara Bagian Uttarakhand dan Madhya Pradesh, serta peluang bidang perdagangan, teknologi, dan pariwisata. Termasuk agama, seni, dan budaya Bali yang mirip dengan tradisi masyarakat India.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Uji Coba Shuttle Bus Listrik di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memulai melakukan uji coba shuttle bus listrik di Sanur. Dalam uji coba ini diturunkan 6 unit shuttle bus, Minggu (10/8). Hal ini sebagai upaya mendukung transportasi pariwisata di kawasan Sanur dan juga mengurangi kemacetan. 

Shuttle ini melayani wisatawan maupun karyawan perusahaan dari lokasi parkir menuju tempat kerja. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gunakan Limbah Beracun, DLHK Badung Segel Usaha Pembuatan Gentong

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah usaha pembuatan gentong berbahan tanah liat di wilayah Desa Adat Anggungan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi disegel Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung. Pasalnya, usaha itu disinyalir menggunakan limbah berbahaya B3 (Bahan Berbahaya Beracun).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.