Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelayanan Disdukcapil Gianyar Semakin Dipersempit

Bali Tribune/ DISDUKCAPIL - Suasana Kantor Disdukcapil Gianyar, kini hanya melayani pengurusan data kependudukan via WhatApp.

Balitribune.co.id |  Gianyar - Setelah sebelumnya sejumlah pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar, dibatasi hanya melayani kepengurusan perbaikan data kependudukan, kini kambali dipersempit untuk memastikan wabah Covid-19 tidak semkian melebar. Upayanya, pelayanan yng dilayni kini hanya  melalui WhatsApp (WA). Kepala Disdukcapil Gianyar, Putu Gede Bayangkara, Senin (6/4 mengungkapkan, sistem layanan WA dimaksud. Yakni, masyarakat mengirimkan kelengkapan data kependudukan yang diurusnya, ke nomer WA yang disediakan Disdukcapil. Nomer ini dipasang di depan pintu pelayanan, disiarkan di rasio, dan dalam waktu dekat ini juga akan tempel di setiap kantor desa.  “Masyarakat juga  was-was dengan pandemik ini. Karena ini tidak bisa dilakukan via WA,” ujarnya lalu tersenyum. Lanjutnya,  kendala yang dihadapi dengan sistem ini, seperti, pelayanan yang relatif lambat. Karena pihaknya  harus memberkas dulu pesan WA yang masuk, membagikan pada staf terkait untuk dikerjakan. Kendala juga terjadi dari sisi pengambilan.  Karena setiap berkas yang sudah selesai, maka akan diumumkan pada masyarakat yang bersangkutan untuk diambil di hari yang telah ditetentukan pihaknya, guna mengindari mebludaknya masyarakat yang datang. “Karena permasalahan waktu yang dimiliki masyarakat, maka  bertentangan dengan perhitungan jumlah kedatangan yang kami perkirakan, “terangnya.   Menyikapi itu, dari sisi keamanannya, kalau warga datang, pihaknya  menyediakan  sarana cuci tangan, penyemprotan peralatan dengan disinfektan, handsenitizer, dan yang lainnya. Namun karena tidak memiliki alat pengukur suhu tubuh, sehingga perekaman belum bisa dilakukan. Bayangkara menegaskan, jika perekaman itu sangat mendesak, pihaknya akan berusaha melayani. Namun selama ini, belum ada warga yang datang menyatakan mendesak. “Kami sudah sempat memesan alat pengukur suhu badan, tapi belum dapat,” tegasnya. 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Lestarikan Tradisi, WHDI Edukasi Pakem Banten Otonan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bersama Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar secara berkelanjutan menggelar pelatihan pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu. Kali ini, pelatihan menyasar ibu-ibu PKK di Balai Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Sabtu (9/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Jemaah Haji Denpasar Bertolak ke Surabaya, Tertua Usia 83 Tahun

balitribune.co.id I Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas secara resmi rombongan calon jemaah haji asal Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah di Terminal Ubung, Jumat (8/5/2026) sore. Sebanyak 261 jemaah bertolak menuju Embarkasi Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.