Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelebon Agung, Catuspata Blahbatuh Steril

KREMASI - Sarana Lembu Putih dan Bade Padma Negara dipersembahkan untuk mendiang Ida I Gusti Ngurah Jelantik XXIV dalam prosesi Royal Cremation Puri Agung Blahbatuh

 BALI TRIBUNE - Memastikan pelaksanan  Pelebon Agung Puri Agung Blahbatuh berjalan lancar, kawasan Catuspata Blahbatuh hingga kuburun adat setempat, Selasa (18/12) pagi streril dari kendaraan.  Pelebon yang menjadi   termegah  di Gianyar  untuk tahun ini, merupakan  penghormatan  terakhir keluarga Puri Ageng Blahbatuh terhadap mendiang  Ida I Gusti Ngurah Jelantik XXIV. Putra mendiang, Anak Agung Ngurah Kakarsana,  yang ditemui Minggu (16/12) menyebutkan, mulai  Senin (17/12) malam, sarana Pelebon berupa Lembu Suci Petak (Putih) dan Bade Padma Negara setingi 24 meter dipastikan sudah selesai seratus persen.   Lanjut  itu  dilengkapi dengan sarana yang dipersiapkan di depan puri.  “Senin Malam, umumnya menjadi malam pertama dan terakhir  untuk dapat dinikmati oleh masyarakat dan pengunjung. Karena itu, kami pun sudah menyediakan lampu dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” terangnya. Untuk kelancaran prosesi, Kakarsana juga mohon permakluman dan dukungan, khususnya kepada pengguna jalan. Karena, setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, jalur lalu lintas di kawasan Catsupata hingga kuburan Blahbatuh akan ditutup sementara. “Mengenai teknis dan sosialisasi sudah dilaksanakan oleh aparat keamanan. Kami segenap keluarga Puri Ageng Blahbatuh  juga menyampaikan permintaan maaf sekaligus permakluman atas  proses ini sedikit menganggu aktivitas masyarakat,“ terangnya.  Lanjutnya, sebagai persembahan terakhir, pihaknya  mempersembahkan Lembuh Petak seberat 5 ton dan bade  Padma Negara setinggi 24 meter dengan berat 15 ton. Bade ini terdiri dari  9 gunung akan diusung oleh 3.000 warga Blahbatuh secra estafet. “Persembahan bade khusus ini  bagi panglingsir sudah merupakan tradisi turun temurun di puri,” terangnya. Serangkaian prosesi, sebutnya, terdapat  tiga tahapan  palebon yang akan menghadirkan banyak masyarakat dan  undangan ke puri. Yakni tanggal upacara nyiramin, upacara upadesa, dan puncaknya tanggal 18 palebon.   Sebagaimana diketahui, Panglingsir Puri Blahbatuh, I Gusti Ngurah Djelantik menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (15/11) lalu. Almarhum wafat di usia 74 tahun, setelah cukup lama berjuang melawan penyakit diabetes, khususnya semenjak ditinggal sang istri almarhum A.A. Ayu Mirah sekitar tiga bulan sebelumnya.  Almarhum I Gusti Ngurah Djelantik semasa hidupnya adalah penyuka anggrek bahkan sering tampil dalam kompetisi anggrek tingkat internasional. Saking banyaknya anggrek, dulu puri sampai disebut Puri Anggrek. Almarhum yang pensiunan PNS ini juga dikenal sebagai sosok yang hobi menembak. Bahkan sempat beberapa kali meraih juara menembak. Semasa hidup, almarhum aktif dalam Forum Kerajaan dan Kesultanan Nusantara. Sebab itu almarhum diketahui dekat dengan sejumlah raja Nusantara, tidak hanya di Indonesia namun juga raja-raja di wilayah Malaysia, Thailand dan Filipina.  Meski lahir di keluarga puri, almarhum dikenal sebagai sosok yang rendah hati.

wartawan
Redaksi
Category

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.