Pelepasan Kontingen Jambore Pasraman | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 28 November 2021
Diposting : 27 May 2016 15:39
rls - Bali Tribune
Pendidikan
Kakemenag Drs. Ida Bagus Nyoman Gde Suastika. M.Si saat melepas peserta Jambore Pasraman Kabupaten Bangli,di aula kantor kementrian agama setempat, Kamis (26/5) kemarin.
Bangli, Bali Tribune
Guna meningkatkan moralitas (ketatasusilaan) serta pembentukan perilaku dan karakter anak sejak dini. Kementerian Agama Kabupaten Bangli melalui Seksi Pendidikan Hindu menggelar Jambore Pasraman. Tahun ini, jambore pasraman berisikan lomba Cipta Lagu Kreasi Keagamaan Hindu, Lomba Kramaning Sembah, Lomba Mantram Trisandya, Lomba Bercerita Keagamaan, Lomba Yoga Asana Putara, Lomba Yoga Asana Putri, Pelapalan Doa Sehari-hari, Lomba cipta dan Baca Puisi Keagamaan.
Dalam sambutannya serangkaian pelepasan peserta Jambore Pasraman,Kamis (26/5) kemarin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli Drs. Ida Bagus Nyoman Gde Suastika. M.Si mengatakan, kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting bagi pembentukan perilaku dan karakter peserta didik.
Ia berharap semua peserta dapat mengikuti semua kegiatan dengan baik. “Semoga kontingen Kabupaten Bangli tetap dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,”harapnya.
Ia juga memotivasi peserta jambore agar nantinya mampu meraih jyanti (prestasi,red) Jambore Pasraman Tingkat Provinsi Bali sehingga mampu mewakili Bali dalam ajang Jambore Pasraman tingkat nasional yang rencananya berlangsung di Yogyakarta pada Juli 2016 mendatang
Sementara Kasi Pendidikan Agama Hindu Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bangli, Drs. I Nyoman Sudarna S.Ag, M.Pd.H dalam laporannya menyebutkan, jambore pasraman ini bertujuan untuk meningkatkan moralitas atau ketatasusilaan para anak didik. “Pendidikan ini  sangat penting ditanamkan kepada anak sejak dini,”katanya.
Sudarna menambahkan, hal yang paling penting untuk ditekankan kepada siswa adalah kejujuran. Menurutnya, kejujuran merupakan kunci penting untuk mencapai kesuksesan,. “Sebab karakter orang yang jujur akan selalu dihormati dan disegani oleh masyarakat banyak. Di jaman sekarang sangat sulit sekali yang bisa mengubah karakter siswa, kalau siswa itu tidak mau mengubah karakter tersebut dari dalam dirinya sendiri,”ungkapnya.

Jambore Pasraman se-Kabupaten Bangli ini diikuti oleh 18 kontingen yangmana masing-masing kontingen didampingi seorang official.

Hukum & Kriminal

Terpopuler